Renungan Harian
Memiutangi Tuhan

Galatia 2:1-10; Yesaya 58:7-11

"Hanya kami harus tetap mengingat orang-orang miskin dan memang itulah yang sungguh-sungguh kuusahakan melakukannya."

(Galatia 2:10)

Apa arti uang bagi kita? Apakah uang itu segala-galanya bagi kita? Tetapi alkitab berkata, "Ada orang yang berlagak kaya, tetapi tidak mempunyai apa-apa, ada pula yang berpura-pura miskin, tetapi hartanya banyak. Kekayaan adalah tebusan nyawa seseorang, tetapi orang miskin tidak akan mendengar ancaman” (Amsal 13:7, 8). Karena itulah orang kaya rentan dengan penculikan, sebab para penculik menuntut harta sebagai tebusan, tetapi orang miskin tidak pernah diancam oleh penculik, sebab tidak ada harta yang bisa digunakan untuk menebusnya!

Alkitab seringkali menyiratkan pembelaan Allah terhadap orang miskin. Dan Allah menghormati orang kaya sama dengan orang miskin. Alkitab berkata, "Dengarkanlah, hai saudara-saudara yang kukasihi! Bukankah Allah memilih orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia ini untuk menjadi kaya dalam iman dan menjadi ahli waris Kerajaan yang telah dijanjikanNya kepada barangsiapa yang mengasihi Dia" (Galatia 2:5).

Orang miskin seharusnya diperhatikan oleh gereja, sebab itulah yang dilakukan oleh para rasul dahulu, termasuk Rasul Paulus. Sebab Alkitab berkata, "Berbahagialah orang yang memperhatikan orang lemah! TUHAN akan meluputkan dia pada waktu celaka" (Mazmur 41:1). Dan ada juga dikatakan, "Siapa menindas orang yang lemah, menghina Penciptanya, tetapi siapa menaruh belas kasihan kepada orang miskin, memuliakan" (Amsal 14:31). Bacalah juga Yesaya 58:7-11.

Jadi ada berkat yang akan diterima oleh orang percaya ketika mereka menaruh belas kasihan kepada orang miskin. Jadi janganlah gereja melupakan hal ini. Setiap program yang dicanangkan majelis gereja, jangan melupakan perhatian terhadap orang miskin. Sebab inilah perintah Tuhan.

 

Renungan :

Seberapa besar perhatian kita terhadap orang miskin? Mengapa tidak kita sisihkan sebagian dari harta kita untuk menolong orang miskin? Itulah yang dilakukan juga oleh gereja mula-mula.

 

Siapa menolong orang miskin berarti memiutangi Tuhan.