Renungan Harian
Dipisahkan

Galatia 1:11-24; Yeremia 1:5

"Tetapi waktu Ia, yang telah memilih aku sejak kandungan ibuku dan memanggil aku oleh kasih karunia-Nya"

(Galatia 1:15)

Inti dari perikop Galatia 1:11-24 ada pada ayat ke-15 yaitu "la yang telah memanggil aku”. Dalam Alkitab versi NIV dituliskan "la yang telah memisahkan aku". Dipisahkan berarti dipersatukan dengan Allah, untuk Allah dan dekat Allah.

Paulus memerlukan waktu tiga tahun untuk mengosongkan diri dan menghapus apa yang sudah dipelajarinya. Dia mengikuti teladan dipisahkan dari dunia, sebelum dia sanggup berkata, "Allah menyatakan diriNya kepadaku". Itu sebabnya, ada bagusnya seseorang masuk dalam sekolahnya Tuhan terlebih dahulu, sebelum terjun dalam pelayanan. Jadi, tidak asal mengerti ayat, bisa langsung khotbah. Orang yang belum ditempa Tuhan, secara pengetahuan, bisa saja mengerti ayat, tetapi secara pribadi belum dipersatukan dengan Allah. Gordon Watt berkata, "Panggilan Salib adalah untuk ikut merasakan

dan mempunyai belas kasihan Kristus. Kita harus memiliki bekas-bekas paku itu pada diri kita".

Pelayanan tanpa sekolah Salib, akan mengaburkan motivasi pelayanan itu sendiri. Ada orang-orang tertentu yang rajin

puasa, dengan tujuan untuk mendapatkan "kesaktian" dari Tuhan. Ada lagi yang melakukan segala upaya agar menjadi pengkhotbah yang terkenal. Dr. Rr.Moffat Gautrey berkata, "Injil bukanlah cerita lama yang dikisahkan kembali dengan cara yang lebih segar". Untuk apakah kita melayani Tuhan? Apakah untuk Allah atau untuk kepentingan diri kita sendiri?

Orang yang dipersatukan dengan Allah dan motivasi pelayanannya untuk Allah, adalah orang yang dekat dengan Allah. Zepp berkata, "Kiranya Allah menolong kita mencari popularitas di tempat yang semestinya - yaitu di hadirat Allah!". Inilah bagian terpenting yang seringkali diabaikan oleh orang-orang yang melayani Allah. Mereka bisa mengerti Firman, dan dikenal oleh karena gaya berkotbahnya yang segar. Tetapi belum tentu populer di mata Tuhan. Namun orang yang tinggal dalam hadirat Allah, sangat dikenal oleh Tuhan. Jadi, pisahkanlah dirimu dari dunia ini dan layanilah Tuhan dengan cara yang benar.

 

Renungan :

Bagaimanapun juga, konsep pemisahan dari dunia ini tetap berlaku dalam kekristenan. Memang kita diutus di tengah-tengah dunia, tetapi kita tidak berasal dari dunia. 

 

Orang Kristen yang benar, mengerti, kapan waktunya memisahkan diri dari dunia.