Renungan Harian
Memberangus Mulut Lembu

1 Korintus 9:1-27; Keluaran 25:4

Sebab dalam hukum Musa ada tertulis: ”Janganlah engkau memberangus mulut lembu yang sedang mengirik!”

(1 Korintus 9:9)

 

Pembacaan ayat hari ini merupakan pernyataan yang dikutip Paulus dari Keluaran 25:4. Apa maksud dari pernyataan "Jangan memberangus mulut lembu yang sedang mengirik"? Memberangus artinya menaruh sesuatu pada mulut lembu yang sedang bekerja. Lembu pada saat itu bekerja menginjak-injak gandum agar lepas dari tangkainya atau istilah lainnya adalah “mengirik.” Apabila seseorang menaruh sesuatu pada mulut lembu yang sedang bekerja tentu lembu terasa terusik dan marah maka akan dapat mengganggu pekerjaan pengirikan.

Paulus membela dirinya dari orang-orang yang mengritiknya. Ada desas-desus yang mengganggu pelayanan Paulus saat itu, seperti seseorang yang sedang memberangus mulut lembu. Gosipnya adalah mereka meragukan kerasulan Paulus, karena dalam pelayanan kadangkala Paulus menyertakan wanita dalam pelayanan, dan tuduhan lainnya seperti Paulus membebani jemaat biaya pelayanan. Semua tuduhan itu tidak benar. Paulus adalah seorang rasul yang dipilih Allah (ay 2). Wanita yang bersama sama dengan dia adalah istri teman sepelayanannya yaitu barnabas. Karena Paulus tidak menikah, rasul yang lain juga membawa istri dan keluarga mereka dalam pelayanan. Dia juga tidak membebani jemaat dalam pembiayaan pelayanannya karena ia adalah seorang pembuat tenda. Sekalipun ia memiliki hak atas semua itu tapi dia tidak menggunakan hak itu.

Tidak ada pelayanan yang tidak ada tantangan. Kita  bisa tanyakan itu kepada siapa saja yang mengaku dirinya melayani Tuhan. Tetapi ada yang undur di tengah jalan, karena tidak kuat menghadapi tantangan dan kritikan dari orang-orang di sekitar mereka. Tetapi ada juga yang “bermental baja” serta tetap berfokus kepada panggilan Tuhan.

Setiap orang yang hendak mengambil keputusan untuk menjadi pelayan Tuhan hendaklah bersiap-siap dengan berbagai tantangan dan kritikan. Tetapi penghalang seperti ini seharusnya akan membuat kita semakin bertambah kokoh. Sebab Tuhan senantiasa memberikan kekuatan kepada para hambaNya.

 

Renungan :

Saatnya bagi kita untuk menjawab panggilan Tuhan dan terjun dalam pelayanan. Tetapi ingatlah, kalau ada tantangan dan masalah, janganlah undur. Orang yang terus maju sambil mengikuti kehendak Tuhan akan mencapai kemenangan yang gilang-gemilang.

 

Pantang mundur dalam hidup dan pantang menyerah dalam melayani Tuhan.