Renungan Harian
Kecewa Pada Gereja ?

Kisah Rasul 22:1-22; Mazmur 22:22

Rakyat mendengarkan Paulus sampai kepada perkataan itu; tetapi sesudah itu, mereka mulai berteriak, katanya: "Enyahkan orang ini dari muka bumi! Ia tidak layak hidup!"

(Kisah Rasul 22:22)

Petobat-petobat baru seringkali menjadi kecewa dengan gereja, karena gereja tidak tahu apa yang harus dilakukan kepada petobat baru tersebut. Bahkan gereja mengalami kegagapan untuk menanggapi, manakala petobat baru tersebut bermasalah. Dalam arti pertobatannya dipermasalahkan oleh komunitas lama di mana dia pernah berada. Untuk kasus seperti itu, kadangkala gereja malah langsung mengambil jarak dengan si petobat bermasalah. Akhirnya, dia menjadi "seperti” layang-layang putus yang melambai ditiup angin tanpa arah. Kasihan sekali.

Kejadian yang kurang lebih sama terjadi dengan Paulus. Waktu masih bernama Saulus, dia menjadi pribadi yang ditakuti. Eh..giliran dia menyatakan diri sebagai pengikut Kristus, Paulus malah ingin dienyahkan dan dilenyapkan dari muka bumi.

Petobat baru memiliki kegamangan tersendiri. Mendengar berita tentang Yesus, mereka ingin menerimaNya sebagai Juruselamat. Tetapi memikirkan konsekuensi dari keputusannya, akhirnya dia menjadi ragu. Di sisi lain, gereja sendiri tidak bisa memberikan solusi seandainya terjadi sesuatu akibat keputusannya tersebut.

Memang tidak ada gereja yang sempurna. Jadi wajar sekali, kalau banyak orang akhirnya kecewa dengan gereja. Dietrich Bonhoffer. seorang pastor Jerman yang mati sahid karena menentang Nazi. pernah menulis buku berjudul Hidup Bersama. Di dalam bukunya dia berkata bahwa kekecewaan dengan gereja lokal adalah suatu hal yang baik. Karena kekecewaan itu akan menghancurkan harapan yang salah akan kesempurnaan gereja. Bahkan, kalau ada gereja yang sempurna, maka dia pasti tidak akan punya jemaat. Karena tidak ada jemaat yang sempurna.

Paulus tidak menjadi kecewa. Dia tidak bergantung kepada komunitas pengikut Kristus. Dia bahkan berani berbeda pandangan dengan rasul lain, jika memang dirasa perlu. Hasilnya, dia memenangkan seluruh Asia kecil dalam waktu kurang dari dua tahun. Dan dia juga penulis sebagian besar kitab Perjanjian Baru.

 

Renungan :

Orang yang terlalu berharap banyak kepada Gereja pasti akan kecewa. Hendaklah setiap orang bertumbuh langsung ke arah Kristus yang sempurna. 

 

Gereja yang sempurna harus beranggotakan jemaat yang sempurna pula.