Renungan Harian
Tanda Dan Mujizat

Kisah Rasul 5:12-16; Mazmur 133

Dan oleh rasul-rasul diadakan banyak tanda dan mujizat di antara orang banyak. Semua orang percaya selalu berkumpul di Serambi Salomo dalam persekutuan yang erat.

(Kisah Rasul 5:12)

 

Setelah kejadian kematian Ananias dan Safira karena mendustai Roh Kudus, ketakutan dan kegemparan yang sempat melanda jemaat Tuhan berangsur-angsur hilang, dan diganti dengan sukacita dan pujian terhadap Allah atas mujizat yang telah terjadi. Dan rasul-rasul tersebut memiliki kuasa untuk mengadakan mujizat. Dan itu menunjukkan bahwa karya dan pekerjaan Kristus terus berlangsung melalui mereka. Para rasul dapat melakukan hal-hal yang ajaib karena Kristus telah bangkit kembali dan mencurahkan Roh Kudus, dan kuasa pemberitaan Injil menyertai mereka. Inilah salah satu bukti penyertaan Allah atas para rasul yang berkarya untuk menggenapi janji Kristus atas mereka, seperti yang dinyatakan dalam Markus 16:20, "Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya."

Pendek kata saat itu umat Tuhan mengalami pesta rohani. Kuasa Allah dicurahkan secara melimpah. Kegentaran melanda setiap orang di mana-mana. Mereka juga gemar bersekutu (ay. 12); orang-orang percaya semakin disegani oleh masyarakat Yahudi sehingga mereka tidak berani mengganggu orang percaya, sebaliknya mereka sangat dihormati (ay. 13); dan Tuhan makin hari makin menambahkan jumlah orang yang percaya kepadaNya (ay. 14).

Kalau kita perhatikan bahwa kekuatan mereka ada pada persatuan. Ciri ini memang begitu menonjol pada gereja mula-mula. Bahkan yang memiliki lebih mau membagikan kepada mereka yang kekurangan. Ini juga tidak terlepas dari atmosfir ilahi yang melanda mereka.

Mungkinkah kita bisa menikmati lagi masa keemasan seperti yang terjadi pada gereja mula-mula? Mengapa tidak? Bukankah Allah tidak pernah mengurangi kadar kasih dan kuasaNya bagi kita? Allah kita masih berkarya hingga kini. la menunggu kita bergerak, bertindak, dan melaksanakan perintahNya. Niscaya, kita akan menikmati kasih dan kuasa Allah yang melimpah.

 

Renungan : 

Jangan meremehkan persekutuan yang diadakan di setiap pertemuan orang percaya. Ikutilah dan bertumbuhlah di dalam kasih karunia. Marilah kita minta supaya persekutuan kita semakin erat dan kuasa Allah semakin dinyatakan.

 

Gereja adalah kesatuan orang percaya yang bersehati dan melakukan perkara yang besar.