Renungan Harian
Menjadi Superman

Kisah Rasul 4:32-37; Mazmur 34:10

”Sebab tidak ada seorangpun yang berkekurangan di antara mereka; karena semua orang yang mempunyai tanah atau rumah, menjual kepunyaannya itu, dan hasil penjualan itu mereka bawa dan mereka letakkan di depan kaki rasul-rasul; lalu dibagi-bagikan kepada setiap orang sesuai dengan keperluannya.”

(Kisah Rasul 4:34-35)

 

Seorang Superman adalah sosok yang serba bisa. Mampu mengerjakan semuanya sendirian. Tapi, rasanya sosok seperti itu hanya ada di dalam film. Zaman para rasul ditandai dengan adanya semangat kebersamaan. Kebersamaan dalam mengelola pelayanan maupun kebersamaan di dalam pengelolaan berkat pelayanan.

Kebersamaan di dalam pelayanan itu sangat penting. Kebersamaan merupakan jaminan untuk dapat melakukan pencapaian yang besar. Andrew Carnegie berkata, "Tak seorangpun dapat menjadi pemimpin yang besar, apabila melakukan segala sesuatunya sendirian saja". Terkadang, seorang pemimpin merasa terganggu egonya untuk dapat menciptakan kebersamaan. Sehingga segala sesuatu keputusan harus menunggu instruksi darinya. Padahal "Kepemimpinan bukanlah hal menggunakan otoritas saja, tetapi juga memberikan wewenang kepada orang lain” (Becky Brodin). Seorang sutradara dan aktor film terkenal, Steven Spielberg berkata, "Berjalan sendiri memang bisa, tetapi lambat.”

Ada satu hal lagi yang mengganggu semangat kebersamaan untuk mendapatkan pencapaian yang besar. Giliran bekerja dan menabur, maunya sama-sama dan rame-rame. Seperti iklan berkata, "Enggak ada loe, gak rame". Eh...giliran menuai, lupa saudara, lupa sahabat. Maunya menuai untuk kelompoknya, gerejanya, maupun kepentingannya sendiri.

Contohlah apa yang dilakukan para rasul jaman gereja mula-mula. Giliran bekerja, mereka ciptakan kebersamaan dan kesehatian. Eh...giliran menuai, para rasul tidak pernah menerima langsung berkat itu dengan kedua tangannya. Mereka minta agar berkat itu ditaruh di kakinya. Lalu, siapa yang ambil berkat itu dari kaki para rasul? Sudah ada sistem yang mengatur pembagiannya. Inilah semangat kebersamaan itu. Dan sebagai akibatnya, mereka semakin disukai semua orang dan tiap-tiap hari Tuhan menambahkan jumlah mereka dengan bilangan orang percaya. So...jangan jadi Superman ah.

 

Renungan :

Menciptakan kebersamaan memang bukan perkara mudah. Tetapi, berbahagialah orang yang mampu melakukannya. Sebab, dia akan mendapatkan pencapaian-pencapaian yang besar di dalam hidup dan pelayanannya.

 

Kebersamaan menciptakan pencapaian besar. Kesendirian hanya akan menciptakan keegoisan yang besar.