Renungan Harian
Melekat Pada Tuhan

Yohanes 15:1-8; Mazmur 40:9

”Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.”

(Yohanes 15:7)

 

Hati yang melekat kepada Tuhan adalah suatu keadaan dimana seseorang yang benar-benar memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan Yesus dan memiliki hati yang selalu merindukan persekutuan yang indah dengan Tuhan Yesus. Jadi tidak sekedar hubungan yang dilakukan secara rutinitas saja atau yang hanya didasarkan karena rasa "sungkan” kepada Tuhan Yesus jika tidak “setor muka”. Namun hubungan yang didasarkan pada hati yang selalu merindukan hadiratNya setiap saat dalam hidupnya. Hubungan seperti ini yang dirindukan pula oleh Tuhan Yesus pada setiap anak-anakNya.

Satu lagi, jika seseorang sudah memiliki persekutuan yang indah dengan Tuhan, maka apa yang menjadi kesenangannya? Kesenangannya adalah merenungkan Firman Tuhan dan mengerti apa yang menjadi isi hati Tuhan. Tuhan mengerti isi hati kita, dan sebaliknya, kita mengerti apa yang Tuhan inginkan kita kerjakan dalam hidup kita. Dan apapun yang kita kehendaki dalam kehidupan kita, jika hati kita terus melekat kepadaNya, maka hal tersebut akan sesuai dengan apa yang Tuhan inginkan dalam kehidupan kita. Seperti ayat bacaan kita hari ini, kita akan menerima segala sesuatu yang kita kehendaki jika kita tinggal di dalamNya dan FirmanNya ada dalam kita.

Banyak orang Kristen yang sekedar berdoa, tetapi firman Tuhan tidak melekat dalam hidup mereka. Tuhan kita bukanlah dewa yang suka didatangi orang untuk minta berkah. Hubungan kita dengan Tuhan itu adalah hubungan antara Bapa dengan Anak. Itu adalah hubungan yang sangat akrab. Namun sayangnya, orang Kristen banyak yang tidak memahami akan hal ini. Mereka tidak membina hubungan yang baik. Mungkin mereka rajin ke gereja, tetapi apakah artinya kalau itu dilakukan hanya sekedar seremonial belaka alias kebiasaan saja?

Doa yang dijawab itu adalah doa yang sesuai dengan kehendak Tuhan. Namun kehendak yang bagaimana? Bagaimana kita tahu kehendak Tuhan ? Oh itu mudah saja. Asal firman Tuhan tinggal di dalam diri kita, maka dengan mudah kita akan mengerti kehendak Tuhan. 

 

Renungan :

Berdoalah dengan lebih efektif lagi yaitu dengan cara mengerti dan memahami kehendak Tuhan. Doa seperti ini akan sangat berkuasa.

 

Jika hatimu dan hati Tuhan menyatu, apapun yang kau minta akan terjadi.