Renungan Harian
Cari Kehormatan Allah

Yohanes 12:37-43; 1 Samuel 15:24

”Sebab mereka lebih suka akan kehormatan manusia dari pada kehormatan Allah.”

(Yohanes 12:43)

Sekarang ini banyak manusia mencari ketenaran dengan segala cara untuk mencari kehormatan mereka masing-masing. Para pejabat berkampanye untuk menduduki suatu jabatan, yang mereka pikir, dengan menyandang jabatan tertentu mereka akan memiliki suatu kebanggaan di hadapan orang lain. Di sisi yang lain, para artis yang mulai turun pamornya, mulai membuat sensasi agar disorot oleh media, sehingga mereka bisa terkenal lagi, meskipun publikasi media itu menyorot hal-hal yang tidak sepatutnya disorot oleh khalayak umum. Segala cara mereka halalkan untuk mendapatkan kehormatan di hadapan manusia, bahkan cara yang keji pun mereka lakukan demi mendapat pujian dan kehormatan manusia lainnya. Mereka lebih memilih untuk mengorbankan kehormatan mereka di hadapan Tuhan Yesus.

Ketika diperhadapkan pada pilihan, apakah kita akan memilih kehormatan di hadapan manusia atau kehormatan di hadapan Allah, tentunya akan ada banyak pertimbangan bagi mereka yang merasa bimbang. Faktor ketenaran di hadapan manusia lebih dominan bagi mereka. Mereka tidak memikirkan bahwa segala upaya mereka ini menyakitkan hati Tuhan. Pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib dianggap sepele oleh mereka.

Saudara, jika ada di antara kita yang mulai menempatkan kehormatan manusia di atas segalanya, bertobatlah! Kita memang cenderung senang menerima kehormatan dari manusia, tetapi kita mengabaikan kehormatan Allah. Itu artinya meskipun perbuatan kita tidak berkenan kepada Tuhan, tetapi kita tetap lakukan, asalkan kita berkenan di hadapan manusia. Seperti Saul. Ketika Tuhan memerintahkan untuk menumpas semua orang Amalek dan segala yang hidup, ia menyisakan rajanya dan ternak-ternaknya yang baik. Alasannya, ia takut kepada rakyat (1 Samuel 15:24). Demi kehormatan diri ia mengorbankan perintah Tuhan.

 

Renungan :

Kalau kita mau berkenan kepada Tuhan, carilah hormat di hadapan Tuhan. Artinya, lakukan perbuatan seperti yang Tuhan inginkan. Apa artinya kita mendapatkan pujian di hadapan manusia kalau hidup kita tidak berkenan di hadapan Tuhan ?

 

Carilah kehormatan Allah, supaya hidup kita selalu dikenan.