Renungan Harian
Ketidak Adilan

Lukas 23:1-7; Pengkhotbah 3:16

Lalu bangkitlah seluruh sidang itu dan Yesus dibawa menghadap Pilatus.

(Lukas 23:1)

Saudara kekasih dalam Yesus Kristus, kalau kita berbicara tentang keadilan apakah ada keadilan di muka bumi ini? Pasti kita banyak menemukan ketidakadilan. Seperti kata Pengkhotbah di tempat pengadilan di situpun terdapat ketidakadilan, dan di tempat keadilan, di situpun terdapat ketidakadilan. Jadi apakah ada keadilan di muka bumi ini? Kalau kita berkata ada keadilan itu berarti keadilan untuk siapa? Apakah keadilan yang kita maksud itu benar-benar adil. Atau adil untuk pribadi seorang atau kelompok tertentu atau untuk sebagian besar orang, kelompok, atau masyarakat luas?

Yesus mengalami kondisi seperti ini. Dia mengalami ketidakadilan dari para sidang jemaat orang Yahudi. Dia dituduh dengan tuduhan yang Dia sendiri tidak pernah lakukan atau perbuat. Tetapi Dia harus melalui atau mengalami ketidakadilan ini. Dia tidak protes seperti sekarang ini yang menjadi kebiasaan yang dilakukan oleh sebagian besar orang pada umumnya. Dia diam dan tidak membantah apa yang dituduhkan kepada-Nya.

Saudara terkadang kita sering terpancing emosi saat kita menghadapi ketidakadilan. Kita langsung protes dan beraksi berlebihan. Coba kita renungkan, apakah selama kita hidup ini kita menemukan keadilan yang benar-benar adil ? Jawabannya pasti tidak pernah. Kalau kita bilang sudah, itu adil buat siapa? Mungkin bagi kita adil tapi belum tentu bagi orang lain.

Tuhan Yesus sudah memberikan contoh untuk kita supaya dalam mengalami ketidakadilan, kita cuma diam dan serahkan keadilan dan pembelaan itu kepada Tuhan Yesus. Maka percayalah bahwa keadilan akan Tuhan berikan kepada kita. Dan pembelaan Tuhan buat kita akan mendatangkan damai sejahtera. Dan kita akan dipenuhi dengan kasih Allah yang Maha Dahsyat.

Apakah kita sebagai Anak Allah, umat tebusan-Nya kita akan mudah emosi dan langsung melayangkan protes? Marilah kita sebagai Anak Allah meneladani Tuhan Yesus dalam menyikapi ketidakadilan yang Dia sendiri sudah alami. Hanya karena kasih-Nyalah yang membuat kita mampu mengatasi ketidakadilan. 

 

Renungan : 

Tuhan Yesus sudah menganugerahkan kasihNya kepada kita supaya kita juga memancarkan kasih itu juga kepada sesama kita maupun kepada orang lain yang tidak kita kenal bahkan musuh kita sekalipun. Tuhan mengajarkan serta memberikan contoh yang baik dalam menyikapi ketidakadilan dalam hidup ini. Teladanilah Tuhan Yesus! 

 

Hendaklah hidupmu selalu memancarkan KASIH Kristus senantiasa!