Daily Devotion
Ingatlah Akan Isteri Lot

Lukas 17:20-37; Kejadian 19:17

Ingatlah akan isteri Lot! Barangsiapa berusaha memelihara nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya, ia akan menyelamatkannya.

(Lukas 17:32,33)

 

Malaikat itu berkata kepada keluarga Lot, "Larilah, selamatkan nyawamu; janganlah menoleh ke belakang..." (Kejadian 19:17). Namun istri Lot akhirnya menoleh, dan ia menjadi tiang garam.

Ketika mereka lari menjauh dari kota itu, Sodom dan Gomora sedang dilalap api. Tidak ada yang tersisa di sana. Tidak ada apapun yang berarti di belakang mereka. Hanya kebinasaanlah yang tersisa. Yang ada hanyalah api murka Allah yang menghanguskan dan membinasakan kota itu. Menengok ke belakang sama dengan memandang kebinasaan. Menengok ke belakang sama dengan menantang murka Allah, karena sebelumnya Allah sudah memperingatkan agar mereka tidak pernah menengok ke belakang.

Istri Lot adalah gambaran dari orang berdosa yang sudah mengalami kebangunan jiwanya, namun belum masuk ke dalam pertobatan. Ia tahu tentang murka Allah, ia tahu segala sesuatu yang di dunia ini sia-sia, bahkan la percaya firman Allah, namun belum dengan sepenuhnya percaya dalam Kristus, sehingga ia masih melihat bahwa ada sesuatu di dunia yang masih berharga bahkan lebih berharga dari keselamatan jiwanya. Oleh sebab itu, Yesus memberikan peringatkan pada mereka, Ingatlah akan isteri Lot!  Barangsiapa berusaha memelihara nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya, ia akan menyelamatkannya (Lukas 17:32-33).

Jika kita sudah berlari kepada Kristus untuk menyelamatkan jiwa kita, lakukan itu sampai kita benar-benar masuk ke dalam diriNya. Jangan pernah menoleh ke belakang. Fokuskan pandangan kita hanya kepada Dia saja.

Ingat, keinginan orang-orang yang belum bertobat adalah hal-hal yang memuaskan nafsu belaka, itulah yang mereka sukai. Mereka tidak pernah dapat merasa cukup tentang semua hal itu. Orang yang tamak tidak akan pernah merasa cukup seberapapun harta yang mereka miliki. Orang ambisius tidak akan pernah merasa cukup dengan gengsi yang telah ia capai. Orang yang hanya memikirkan hal-hal yang lahiriah tidak akan pernah dapat dipuaskan untuk memenuhi keinginan-keinginannya (Roma 13:14).

 

Renungan :

Tunjukkanlah komitmen kita yang sungguh-sungguh untuk berlari menyelamatkan diri dari murka Allah. Bertobatlah! Karena pertobatan itu akan mengubah cara pandang dan perhatian kita.

 

Jangan berlaku bodoh seperti istri Lot.