Daily Devotion
Muliakanlah Allah

Lukas 17:11-19; Mazmur 35:9

Tidak adakah di antara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah selain dari pada orang asing ini?"

(Lukas17:18)

 

Ada sepuluh orang kusta yang mengalami perkara ajaib hari itu, namun cuma satu yang kembali kepada Tuhan dan memuliakan Dia. Dan satu orang ini adalah orang Samaria, yang notabene menurut pandangan orang Yahudi, termasuk golongan kelas kambing dalam Kerajaan Allah. Sedangkan kesembilan orang yang lain, yang semuanya orang Yahudi, tidak kembali lagi untuk mengucapkan terima kasih kepada Yesus.

Ada banyak orang yang disembuhkan penyakitnya oleh Allah. Dia terbebas dari persoalan hidup karena tunduk dan taat pada perintah dan ketetapan Allah. Tetapi setelah sembuh ia kembali kepada kebiasaan hidup yang lama. la berniat membaharui orientasi dan pola pergaulannya. la tetap ada sebagai manusia lama setelah melewati krisis. Hidupnya, tetap seperti dulu, jauh dari Allah, membelakangi Kristus dan menolak untuk hidup dalam kekudusan. Dosa dan kejahatan-kejahatan dulu tetap dia jaga. Niat untuk mempererat persekutuan dengan Kristus, dan ambil bagian dalam komunitas orang-orang percaya tidak terlintas dalam pikirannya. Atau ia hidup dalam komunitas orang kudus, tetapi hanya untuk menutup-nutupi kebejatan dan kejahatan yang masih terus saja dilakukan.

Orang Samaria yang menderita kusta dan memperoleh kesembuhan tidak berbuat demikian. Setelah pulih dari penyakitnya, ia kembali kepada Yesus untuk memuliakan Allah, bertelut dan menyembah Yesus, serta menyatakan syukur dengan kata-kata dan sikap hidup yang patut diteladani. Orang ini tidak hanya menerima kesembuhan, tetapi ia juga memperoleh keselamatan. Disembuhkan dan diselamatkan adalah dua hal yang berbeda.

Mungkin kita adalah orang yang sudah lama sakit dan belum sembuh, atau kesembuhannya masih lama dan makan waktu. Bahkan mungkin juga ia tidak pernah sembuh dari sakitnya, sampai meninggal dunia. Ini sebuah pengalaman yang berat dan menegangkan. Lalu apa yang harus dibuat? Ini mungkin pilihan yang absurd, tetapi hanya ini yang paling bisa dibuat. Tidak perlu bersedih dan menyesali hidup. Anda mungkin tidak disembuhkan. Namun yang utama ialah Anda sudah diselamatkan oleh Tuhan.

 

Renungan :

Mengiring Kristus itu bukan karena kita mau terima berkat saja, termasuk kesembuhan. Tetapi kita memang harus dimerdekakan dari kutuk dosa dan maut; karena keselamatan jiwa kita yang terutama. Jadi, setelah kita mengalami pertolongan Tuhan, kembalilah kepada Tuhan dan muliakan Dia.

 

Apakah kita adalah model orang yang tahu memuliakan Allah?