Renungan Harian
Uang ?

Lukas 16:1-9; Pengkhotbah 5:9

”Dan Aku berkata kepadamu: Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur, supaya jika Mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi.”

Lukas 16:9)

 

Apakah arti uang bagi Anda? Ada orang berkata, "Siapa tidak butuh uang di dunia ini?” Memang benar, bahwa pendeta dan gereja sekalipun membutuhkan uang. Tetapi perbedaan cara pandang tentang uang, akan menyebabkan oritentasi hidup yang berbeda pula. Uang bisa membawa kita ke sorga, pemerintahan antikris atau neraka. Tergantung dari bagaimana cara kita memperlakukan uang.

Uang bisa membuat kita diterima di dalam kemah abadi, kalau kita menggunakannya untuk melayani Tuhan. Kemajuan teknologi telah membuat pemberitaan Injil menjadi lebih efektif dan efisien. Penggunaan teknologi itu tentunya membutuhkan biaya yang sangat besar. Namun semua itu tidak lebih berharga dari nilai jiwa-jiwa yang perlu diselamatkan. Bahkan Bapa di Sorga telah menyerahkan anak tunggal-Nya, Yesus, untuk menyelamatkan dunia ini.

Uang bisa membuat kita larut dalam sistem pemerintahan antikris, kalau terlalu terobsesi untuk mengejarnya. Teknologi micro chip berupa bio chip saat ini telah dapat ditanamkan di bawah permukaan kulit. Alat seukuran butiran beras ini, berfungsi sebagai radar yang dapat dibaca Scanner. Di dalamnya termuat identitas pribadi dan kondisi keuangan, yang memungkinkan untuk terjadinya transaksi, tanpa uang tunai. Tanda antikris di dahi atau lengan dalam kitab Wahyu, disebut sebagai charagma (Yunani); yang artinya sebuah luka atau torehan; dimana chip itu dapat ditanamkan. Penemuan bio chip tersebut tentu telah menjadi tanda yang sangat jelas, bahwa pemerintahan antikris sudah semakin dekat.

Masihkah kita menjadikan uang sebagai tujuan hidup kita? Para motivator di luar sana begitu gencar memotivasi orang-orang untuk mengejar dan mendapatkan uang. Tetapi mereka tidak mengajarkan penggunaan uang itu untuk investasi di Kerajaan Sorga. Yang mereka ajarkan adalah, investasikan uang itu untuk mendapatkan uang lebih banyak lagi. Akhirnya, mereka menjadi “manusia beruang” yang diperalat oleh uang.

Ada dua sistem perekonomian, yaitu ekonomi yang bermuara pada antikris, atau ekonomi Kerajaan Sorga. Ekonomi antikris mengajarkan, tanam uang untuk dapatkan uang. Ekonomi Kerajaan Sorga mengajarkan, tanam uang untuk dapatkan kemah abadi. Di manakah posisimu?

 

Renungan :

Siapa sih tidak butuh uang, Tetapi yang penting adalah, bagaimana cara kita mendapatkannya? Dan untuk apa uang itu kita gunakan? 

 

Uang bisa membawa kita ke Sorga atau Neraka; tergantung dari cara kita mendapatkan dan menggunakannya.