Renungan Harian
Satu Jiwa

Lukas 15:1-7; Yeremia 24:7

”Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan.”

(Lukas 15:7)

 

Saat Tuhan Yesus mengajar murid-murid, dikatakan dalam Lukas 15:1 ini banyak orang-orang yang mendengarkan pengajaran-Nya, bahkan orang-orang berdosa dan pemungut cukai ini juga datang untuk mendengarkan. Tetapi orang-orang Farisi dan Ahli-ahli Taurat tidak senang akan hal ini, karena Tuhan Yesus menerima orang-orang ini yang menurut pandangan mereka, orang-orang seperti pemungut cukai dan orang berdosa itu tidak layak untuk didekati. Berbeda dengan pandangan Tuhan Yesus. Dalam setiap pelayananNya, Tuhan Yesus tidak pernah membeda-bedakan orang, apakah itu orang berdosa, pemungut cukai, atau pun yang lainnya. Tuhan Yesus selalu menerima semua orang yang mau mendengarkan Dia, Tuhan Yesus tidak pernah menolak mereka, karena Tuhan Yesus sangat mengasihi mereka semua, sebab bagiNya satu jiwa yang bertobat itu sangat berharga.

Tuhan Yesus telah memberi teladan bagi kita, supaya dalam setiap pelayanan, kita harus benar-benar menghargai betapa berharganya satu jiwa yang kita bawa untuk Tuhan. Bahkan Tuhan Yesus dengan jelas sekali mengatakan dalam Lukas 15:7 "Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan." Yang Tuhan Yesus lihat adalah hati yang mau sungguh-sungguh bertobat.

Marilah kita merenungkan tindakan yang telah ditunjukkan Tuhan Yesus pada kita, sehingga kita mempunyai hati yang penuh dengan belas kasih saat melihat jiwa-jiwa dan kita memberitakan Yesus untuk mereka, sehingga mereka boleh diselamatkan. Bagaimana dengan sikap kita saat ini, apakah dalam setiap pelayanan yang kita lakukan, kita masih membeda-bedakan orang yang kita layani?

 

Renungan :

Masih begitu banyak orang di sekitar kita yang perlu diselamatkan. Kita bertanggung jawab untuk menyatakan kebenaran Tuhan kepada mereka. Kalau ada satu orang saja yang diselamatkan, maka kita akan mendengar teriakan sukacita para penghuni surga. 

 

Proyek memenangkan jiwa adalah proyek agung Kerajaan Allah.