Renungan Harian
Menantikan Kedatangan

Markus 13:24-32; Yeremia 29:11

”Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja.”

(Markus 13:32)

Hal yang paling membosankan dalam hidup kita adalah menunggu. Ketidaksabaran kitalah yang membuat kita merasa jenuh, bosan dalam mennggu. Apakah ada diantara kita yang mengetahui tentang kapan Tuhan datang ? Tidak ada seorangpun yang mengetahuinya. Lagi-lagi kita harus menunggu kedatangan Tuhan. Apakah kita merasa bosan, jenuh untuk menunggu Tuhan datang ? Ada yang berkata ”dari dulu sudah sering kita dengar Tuhan akan datang, waktunya tidak akan lama lagi, tapi toh nyatanya Tuhan juga belum datang-datang . . . kapan dong datangnya ?” Dan seberapa banyak dari kita juga mempunyai pemikiran yang sama seperti itu ? Mungkin ini adalah rasa jenuh, rasa bosan yang dirasakan. Tetapi jika kita melihat tanda-tanda akhir jaman ini, kedatangan Tuhan tidak akan lama lagi. Untuk itu, kalau kita dikatakan sebagai mempelai Kristus, kita harus mempersiapkan diri kita sebaik-baiknya sehingga pada saat Tuhan datang menjemput kita, maka kita telah siap sedia.

Rasa jenuh, rasa bosan dalam menantikan kedatangan Tuhan itu akan hilang jika kita memakai waktu yang ada ini dengan sebaik-baiknya. Apalagi kita menyadari bahwa kalau sampai saat ini Tuhan belum datang, itu karena Tuhan masih memberi kesempatan buat kita untuk lebih lagi dapat melayani Dia lebih baik lagi. Kita harus bisa memakai kesempatan yang ada ini.

Kita lihat saja, bila ada sepasang pengantin, bagaimana mereka mempersiapkan diri mereka dengan sebaik-baiknya, bahkan ada yang mempersiapkan untuk hari yang sangat special itu satu tahun sebelumnya, mereka berbuat demikian karena mereka mau memberikan yang terbaik walaupun acara pernikahan itu hanya berlangsung satu hari saja. Apalagi sebagai seorang mempelai wanita, banyak hal yang harus dipersiapkan karena dia ingin memberikan yang terbaik untuk calon suaminya nanti. Apalagi calon pengantin kita adalah Tuhan yang punya segalanya, haruslah kita lebih lagi bisa mempersiapkan kehidupan kita dengan sebaik-baiknya.

 

Renungan :

Bukan hanya penampilan luar saja yang harus kita persiapkan, terlebih lagi penampilan dalam (hati) kita harus selalu dijaga agar tetap berkenan di hadapanNya. Oleh sebab itu marilah kita tidak lagi merasa bosan, jenuh dan selalu bertanya-tanya lagi kapan Tuhan datang, tetapi kita harus memakai waktu yang ada ini dengan terlibat lebih sungguh-sungguh lagi dalam melayani Tuhan, serta membangun hubungan yang intim dengan Tuhan guna memberikan yang terbaik bagi Tuhan.

 

Hiduplah seolah-olah besok Tuhan Yesus datang.