Daily Devotion
Allah Adalah Kasih

Markus 12:28-34; Ayub 6:14

”Dan hukum yang kedua ialah : Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.”

(Markus 12:31)

 

Hampir setiap hari kita sebagai anak-anak Tuhan tidak pernah lepas mendengar kata kasih. Bahkan kita melihat, apa yang telah diajarkan oleh Tuhan Yesus juga tidak pernah lepas dengan kasih. Karakter kasih inilah Tuhan inginkan supaya setiap dari kita sebagai anak-anak-Nya memilikinya.

Ayat renungan hari ini kembali mengingatkan kita supaya kita hidup di dalam kasih itu, sehingga kita dapat membagikannya kepada orang-orang yang membutuhkan di sekitar kita. Jika kita tidak bisa mengasihi diri kita sendiri, bagaimana kita dapat mengasihi orang lain, terlebih lagi mengasihi Tuhan?

Mengucapkan kata kasih itu memang sangat mudah sekali, tetapi Tuhan ingin supaya kita bukan hanya bisa mengucapkannya, namun terlebih lagi kita harus bisa melakukan. Bukan hanya kepada orang-orang yang kita sukai, kita sayangi, tetapi terlebih lagi kepada orang-orang yang menyakiti kita. Yang menjadi pertanyaannya, bisakah kita mengasihi orang yang menyakiti kita? Tidak mudah melakukannya, tapi kita harus percaya bahwa Tuhan akan memberikan kemampuan kepada kita untuk mengasihi musuh-musuh kita. Asalkan kita mau membuka hati, menyediakan hati kita untuk Roh Kudus bekerja dalam hidup kita, maka kita bisa membagikan kasih itu kepada setiap orang di sekitar kita.

Ayub 6:14 berkata, ”Siapa menahan kasih sayang terhadap sesamanya, melalaikan takut akan Yang Mahakuasa.” Ayat ini jelas sekali untuk mengajarkan kepada kita, jika kita mampu mengajar tentang kasih itu kepada orang lain, tetapi kita tidak melakukannya, maka kita digolongkan sebagai orang yang tidak takut kepada Tuhan.

Jika kita telah menerima begitu banyak kasih dari Tuhan secara cuma-cuma, maka kita juga harus membagikan kasih yang dari Tuhan itu kepada orang lain secara cuma-cuma juga. Oleh sebab itu tugas kita sebagai anak-anak Tuhan adalah mewarnai dunia ini dengan kasih Tuhan sehingga banyak orang akan melihat dan merasakan kasihNya dan nama Tuhan semakin dimuliakan.

 

Renungan :

Hidup Yesus diwarnai dengan kasih. Gereja sebagai Tubuh Kristus juga harus demikian. Itu artinya kita sebagai umat Tuhan juga harus demikian. Sudahkah hidup kita diwarnai kasih Kristus ? 

 

Kasih adalah yang terbesar, maka harus kita praktekkan setiap hari dalam hidup kita.