Renungan Harian
Penyesatan Dunia

Markus 12:18-27, Yehezkiel 14:11

Jawab Yesus kepada mereka: ”Kamu sesat, justru karena kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah.”

(Markus 12:24)

 

Di suatu tempat, terjadi diskusi antara A sebagai anak Tuhan dengan kumpulan orang-orang yang tidak mengenal Tuhan. Dalam diskusi tersebut mereka membahas isi Alkitab. Dimulai dari pertanyaan-pertanyaan yang kecil, yang ditanggapi oleh A dengan santai, hingga pertanyaan-pertanyaan yang mulai menyudutkan si A. Karena dia kurang kuat pondasi kekristenannya, ia mulai goyah dengan serangan-serangan pertanyaan tersebut. Akibatnya, lama kelamaan A mulai meragukan kebenaran yang selama ini diyakininya.

Saudara, pemahaman mengenai Tuhan Yesus serta karyaNya tidak pernah habis-habisnya. Saat kita memiliki kerinduan yang besar untuk mengenal-Nya lebih dalam lagi, maka hikmat tersebut akan ditambah-tambahkan ke dalam diri kita. Sebaliknya, saat saudara hanya sekedar mengetahui tanpa mengenal-Nya lebih dalam, maka apabila terjadi gesekan yang membuat iman kita goyah, maka kita akan terbawa dalam pola pemikiran yang salah dan menyesatkan.

Pada saat-saat yang semakin mendekati kedatangan Tuhan ini, banyak sekali penyesatan yang terjadi. Salah satunya tentang memutar-balikkan fakta mengenai Tuhan Yesus, seperti film The Da Vinci Code. Apabila kita tidak bersungguh-sungguh dalam mengenal Dia, penuh kerinduan untuk semakin mendalam lagi mengenalNya, maka kita akan terbawa pada penyesatan demi penyesatan yang kerap kali ”dihadapkan” pada kita. Apabila kita terbawa dalam arus penyesatan itu, firman Tuhan dalam Amsal 14:2 menyatakan: "Orang yang sesat jalannya, menghina Dia."

Jadi, jangan pernah menghina Dia dengan cara mengikuti penyesatan-penyesatan tersebut. Pahami benar-benar, siapa sebenarnya Tuhan Yesus yang kita sembah itu.

 

Renungan :

Undang Roh Kudus untuk menuntun kita yang serba keterbatasan ini kepada Kebenaran, yaitu Yesus Kristus sendiri. Dengan demikian, semakin lama kita semakin mengenal Dia, sehingga tidak ada lagi hal-hal yang menggoyahkan iman kita terhadap-Nya. Semakin mendalam pengenalan kita terhadap Tuhan Yesus, semakin besar kesempatan kita untuk membagikan kebahagiaan yang kita dapat dari pengenalan kita akan Dia, kepada orang-orang yang belum mengenal Tuhan kita, yaitu Tuhan Yesus Kristus.

 

Kenallah Tuhan dengan baik supaya kau tidak disesatkan.