Renungan Harian
Datanglah Pada Yesus

Matius 14:1-12; Mazmur 118:5

”Kemudian datanglah murid-murid Yohanes Pembaptis mengambil mayatnya dan menguburkannya. Lalu pergilah mereka memberitahukannya kepada Yesus.”

(Matius 14:12)

 

Siapa yang tidak kenal dengan Yohanes Pembaptis ? Bahkan sebelum Yesus dibaptis, Dia sudah tahu bahwa Yohanes ini diutus untuk mendahului Mesias. Tetapi hari itu telah terjadi peristiwa mengerikan, Yohanes dipancung!

Itu semua diawali dengan pesta liar yang diadakan oleh Raja Herodes. Saudara bisa bayangkan bagaiman pesta liar itu terjadi.. ada yang mabuk, ada yang mengumpat, ada yang melakukan hal-hal yang tidak senonoh, dsb. Tetapi bagi Herodes yang paling mengesankan adalah tarian dari anak Herodias, dan itu sangat menyukakan hati raja tersebut. Tanpa disangka raja berkenan memberikan apa saja yang diminta oleh anak itu. Dan kesempatan itu tidak disia-siakan oleh Herodias yang begitu benci kepada Yohanes. Anak itu diprovokasi supaya Herodes memberikan kepala Yohanes Pembaptis di sebuah talam.

Meski dengan berat hati, raja tidak mungkin membatalkan janjinya tersebut. Maka dipancunglah Yohanes Pembaptis. Tragis!

Di tengah situasi yang menyedihkan seperti itu, muridmurid Yohanes berkeluh kesah kepada Yesus. Ya, mereka datang kepada Yesus dan mengadukan semua yang terjadi.

Saudara, ketika kita menghadapi masalah yang sama dengan apa yang dihadapi oleh murid-murid Yohanes, dan kita merasa sangat putus asa dan kecewa, datanglah kepada Tuhan dan sampaikanlah semua keluh kesah kita, karena Tuhan akan memberikan penghiburan-Nya kepada juta. Mungkin kita merasa bahwa hidup ini tidak ada artinya lagi. Semua mimpi-mimpi kita hancur berantakan, dan sepertinya tidak ada orang yang peduli lagi dengan kita, ingatlah untuk datang kepada Tuhan. Dia mengerti dengan apa yang terjadi dengan kita. Dia memahami situasi yang sedang kita hadapi. Dan bersama dengan Dia, kita dapat membangun lagi puing-puing yang telah hancur tersebut.

 

Renungan :

Bila kita merasa tidak lagi harapan, dan kita tidak tahu kemana kita akan berlari, datang saja kepada Tuhan. Anugerah dan kasih setia-Nya senantiasa tersedia buat kita setiap hari.

 

Jika kita mempunyai banyak pertanyaan, maka Yesus mempunyai banyak jawaban.