Daily Devotion
Penghukuman Abadi

Matius 13:36-43; Yehezkiel 15:6

”Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang yang melakukan kejahatan dari dalam Kerajaan-Nya.” 

(Matius 13:41)

 

Ketika Tuhan membiarkan lalang itu tumbuh bersama-sama gandum, mungkin yang terlintas di benak kita adalah lalang itu tumbuh di luar rumah. Artinya gandum tidak bersentuhan sama sekali dengan lalang. Ternyata itu salah, sebab pada akhir zaman dikatakan kalau orang yang melakukan kejahatan akan dikumpulkan sendiri. Untuk apa mereka dikumpulkan? Dibakar! Itulah penghukuman abadi bagi golongan lalang.

Dan dari pernyataan itu yang menarik adalah orang-orang yang melakukan kejahatan itu ada dalam satu wadah bersama kita, entah itu dalam keluarga, satu pelayanan atau satu pekerjaan. Berarti apa yang selama ini kita anggap saudara, ternyata adalah pelaku kejahatan!

Gereja tidak bebas dari para pelaku kejahatan. Mereka mungkin adalah para pejabat gereja, atau bahkan pendeta sendiri. Karena itulah tidak heran bila Yesus di akhir zaman tidak mengenali mereka, "Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga ? Pada waktu itulah Aku AKAN BERTERUS TERANG KEPADA MEREKA dan berkata: AKU TIDAK PERNAH MENGENAL KAMU! ENYAHLAH DARI PADA-KU, KAMU SEKALIAN PEMBUAT KEJAHATAN” (Matius 7:22, 23).

Mengerikan kalau ini terjadi pada orang-orang yang kita anggap sebagai orang alim yang memiliki kedudukan di gereja. Tetapi kenyataannya memang demikian. Yang penting adalah kita sendiri bukanlah pelaku kejahatan. Kita berada dalam jajaran orang-orang yang membela kebenaran firman. Kita berada di barisan orang-orang yang tidak kompromi dengan dosa atau yang tinggal di dalamnya. Kalau memang ini benar, kita lolos!

Mungkin sepertinya lalang itu tumbuh subur dan sehat. Mereka gemuk dan makmur. Meskipun dibalut dengan baju agamawi, tetapi mereka tidak dapat menipu Tuhan. Pada akhir zaman akan tampaklah siapakah mereka sebenarnya.

 

Renungan :

Marilah kita lebih serius lagi dengan kehidupan rohani kita. Jangan menganggap kalau hidup kompromi itu adalah hal yang biasa. Pisahkan diri kita dari segala macam kecemaran supaya pada akhir zaman nanti kita dinyatakan sebagai gandum. 

 

Hiduplah sebagai gandum yang akan dibawa masuk ke dalam lumbung Tuhan.