Renungan Harian
Harga Ragi

Matius 13:31-35; Amsal 14:25

Dan Ia menceriterakan perumpamaan ini juga kepada mereka : ”Hal Kerajaan Sorga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya.”

(Matius 13:33)

 

”Jalan Pangeran !” penjaga itu tertawa, menarik lengan pria muda itu. “Mari kita lihat apakah engkau akan menyukai tempat tinggalmu yang baru.” Para penjaga menyeret Pangeran Vladmir dari istana Ghica menuju ke sel penjara. Di sebuah sudut ruangan dia dapat melihat para tahanan mengambil baju dan selimut dari mayat seorang tahanan yang kurus. Dari belakangnya dia dapat mendengar teriakan dari seorang tahanan yang sedang disiksa.

Tempat ini sangat berbeda dari tempat yang nyaman di rumahnya, namun Pangeran Vladmir berhasil hidup dalam kondisi yang mengerikan itu karena ia berpegang teguh pada imannya kepada Kristus yang menghibur dan menuntunnya. Salah seorang teman satu sel Vladmir berkata: "Saya tidak pernah mendengar doa yang lebih tulus dan pikiran yang tertuju pada kekekalan kecuali di penjara komunis.” Kisah ini adalah kisah nyata seorang pangeran yang harus menderita karena mengikut Yesus. la ingin menjadi ragi untuk mengkhamirkan daerah sekelilingnya, namun di tengah-tengah usahanya ia ditangkap dan dimasukkan dalam sel penjara dengan perlakuan tidak hormat, keluarganyapun tidak mampu berbuat banyak.

Ayat renungan di atas mengungkapkan keinginan hati Allah, yaitu supaya setiap orang percaya sebagai bagian dari kerajaan Allah menjadi saksi bagi Kristus. Apapun resikonya, Allah mau kita menjadi orang yang berpengaruh bagi sekeliling kita, berpengaruh artinya kita mampu menjadi saksi Kristus yang kuat berpegang teguh kepada firman Allah dan hidup berdasarkan nilai-nilai kebenaran firman Allah.

Gaya hidup kita dalam keseharian harus mencerminkan kemuliaan Tuhan. Untuk hidup benar memang tidak gampang, ada harga yang harus dibayar. Vladmir adalah seorang pangeran, ia dari keluarga terpandang yang memiliki pengaruh cukup besar, demi kesaksiannya akan nama Kristus ia rela menderita. Walaupun ia dipenjara namun kerajaan Allah di dalam dirinya tidak bisa dipenjara. Seandainya kita memiliki tantangan dan persoalan yang berat ingatlah kerajaan Allah ada di dalam hidup kita. Berjuanglah dengan cara-cara yang sesuai dengan kebenaran firman Tuhan, dan jadilah ragi dunia. Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus ? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang ? (Roma 8:35).

 

Renungan :

Setelah menerima Yesus Kristus, Paulus berkomitmen untuk menjadi ragi demi Kerajaan Allah, dan pengaruhnya begitu nyata seperti tertulis dalam Kisah Rasul 9:22 : ”Akan tetapi Saulus semakin besar pengaruhnya dan ia membingungkan orang-orang Yahudi yang tinggal di Damsyik, karena ia membuktikan, bahwa Yesus adalah Mesias.”

 

Berapakah harga ragi Saudara hari ini ?