Renungan Harian
Lalang Dan Gandum

Matius 13:24-30; Maleakhi 4:1,2

”Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai. Pada waktu itu aku akan berkata kepada para penuai: Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbungku.”

(Matius 13:30)

 

Gandum dan lalang adalah dua tanaman yang bertolak belakang. Lalang sebenarnya tidaklah berguna kecuali untuk dibakar, sementara gandum dibutuhkan sebagai bahan pangan bagi manusia. Dan Tuhan menyingkapkan kebenaran bahwa lalang dan gandum sengaja dibiarkan tumbuh bersama. Lalang tidak dicabut sampai pada akhir zaman.

Perhatikanlah bahwa orang benar dan orang fasik akan dibiarkan bersama-sama. Mereka saling bergesekan dan tidak menutup kemungkinan lalang itu akan sangat mengganggu gandum.

Kita di dunia yang penuh dengan lalang. Kita tidak bisa berdoa supaya Tuhan mencabut lalang itu karena mereka memang sengaja dibiarkan bertumbuh sampai pada masa ketika lalang dan gandum dikumpulkan, lalu lalang itu akan dibakar dan gandum dimasukkan ke dalam lumbung.

Supaya gandum bisa bertahan hingga akhir zaman ada beberapa prinsip yang harus dikerjakan:

Pertama, pertahankan identitas kita sebagai gandum. Jangan melakukan hal-hal yang dapat merendahkan kita sebagai gandum. Lalang melakukan hal-hal yang memalukan. Dosa tidak lagi menjadi sesuatu yang mengerikan, melainkan sebagai kebiasaan. Kalau kita masih melakukan hal-hal yang memalukan, identitas kita sebagai gandum tidaklah jelas.

Kedua, jangan takut bergesekan dengan lalang. Tuhan memang tidak pernah mencabut lalang sebelum waktunya, jadi dengan kata lain, Tuhan berkata kepada kita, ”Bertahanlah dan hiduplah bersama lalang.” Mereka memang sering membuat masalah dalam hidup kita, tetapi kalau kita bertahan, maka kita akan mendapatkan hidup.

 

Renungan :

Perbuatan lalang dari hari ke hari sungguh akan menyiksa kelompok gandum. Tetapi jangan takut dan jangan pernah lari dari kenyataan ini, karena Tuhan bersama kita dan Tuhan tahu bagaimana melindungi anak-anak-Nya.

 

Tidak ada lalang yang akan disimpan ke dalam lumbung.