Renungan Harian
Saudara Sudah Selamat?

Matius 7:15-23; Yesaya 46:13

”Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”

(Matius 7:23)

Ini adalah salah satu ayat yang menjadi pertanyaan besar bagi banyak orang. Perhatikan bagaimana "hebatnya” orang yang ditolak oleh Tuhan tersebut. Alkitab menyebutkan bahwa orang itu mampu bernubuat, mengusir setan dan melakukan banyak mujizat. Ini bukan orang biasa, tetapi bisa jadi para hamba Tuhan terkenal. Tetapi mengapa mereka sampai ditolak Tuhan pada akhir zaman ? Kalau orang hebat seperti ini ini saja bisa ditolak Tuhan, jangan-jangan saya juga...?!

Tetapi kita tidak perlu cemas dengan ayat ini. Sebab memang pada kenyataannya orang Kristen bahkan pendeta sendiri banyak yang masih belum bertobat. Bahkan mereka dapat menjual Kristus demi harta !

Siapa contohnya ? Tidak perlu jauh-jauh, dia adalah Yudas. Alkitab menceritakan tentang dua belas murid Tuhan yang diberikan kuasa, "Maka Yesus memanggil kedua belas muridNya, lalu memberikan tenaga dan kuasa kepada mereka untuk menguasai setan-setan dan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit... Lalu pergilah mereka dan mereka mengelilingi segala desa sambil memberitakan Injil dan menyembuhkan orang sakit di segala tempat” (Lukas 9:1, 6).

Diantara yang mendapatkan kuasa dan mampu melakukan mujizat adalah Yudas. Tetapi kita tahu di akhir kisah tersebut, Yudas menjadi pengkhianat dan bahkan Yesus sendiri berkata kalau lebih baik kalau orang itu tidak pernah dilahirkan (Matius 26:24). 

Jadi yang terpenting bukanlah pertunjukan karunia, tetapi tinggal di dalam firman Tuhan itulah yang terpenting.

Saudara, Yesus memang memberikan jaminan keselamatan bagi mereka yang percaya, tetapi itu belumkah cukup. Kita selamat jika kita tetap tinggal di dalam firman-Nya dan firman-Nya tinggal di dalam kita. Saatnya bagi kita untuk tidak lagi main-main dengan kasih karunia yang Allah telah berikan dalam hidup kita. Banyak orang Kristen yang mentang-mentang merasa selamat, tetapi akhirnya justru nyaman tinggal di dalam dosa.

 

Renungan :

Hidup itu memang perjuangan. Kalau kita tinggal di dalam firman Tuhan dan firman-Nya di dalam kita, maka kita pasti selamat. 

 

Keselamatan adalah pemberian Tuhan, kecuali kita menolaknya.