Renungan Harian
Raksasa Yang Sudah Kalah

1 Tawarikh 20; Markus 11:23

“Orang-orang ini termasuk keturunan raksasa di Gat; mereka tewas oleh tangan Daud dan oleh tangan orang-orangnya” (1 Tawarikh 20:8).

 

Anda yang gemar nonton film ‘James Bond’ pasti tahu dengan salah satu musuhnya yang mempunyai perawakan tinggi besar alias raksasa. Tidak mudah bagi James Bond untuk mengalahkannya. Memang tidak mudah mengalahkan lawan yang perawakannya lebih besar dari kita. Tetapi tidak bagi Daud dan anak buahnya. Para raksasa itu bukanlah persoalan yang harus mereka takuti. Sebab di mata Daud dan anak buahnya para raksasa itu tidak ubahnya dengan musuh-musuh lainnya yang pernah dikalahkannya. 

Tetapi banyak orang dalam hidup ini mengubah persoalan yang kecil menjadi raksasa dalam hidupnya. Tidak heran bila mereka dikalahkan oleh keadaan atau persoalan hidup ini. Ketakutan mereka mengubah persoalan kecil menjadi besar.

Bukankah Yesus pernah berkata, “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya.” (Markus 11:23). Bukankah gunung adalah sesuatu yang tinggi dan besar yang menghalangi pandangan kita sehingga kita tidak bisa memandang sesuatu di balik gunung itu. Padahal dibalik gunung itu terdapat kebaikan dan pertolongan Allah namun karena gunung itu menghalangi pandangan kita, membuat kita tidak bisa melihat. Tetapi tugas kitalah untuk memindahkan gunung itu dari pandangan kita bukan Tuhan. Tugas  Daud dan kawan-kawannya untuk menyingkirkan para raksasa itu.

Menurut saudara persoalan apa yang kita anggap besar bagaikan seorang raksasa sehingga sepertinya kita tidak bisa menghadapinya? Penyakit? Hutang? Pernikahan? Ekonomi?Atau yang lainnya? Bila itu yang menjadi raksasa bagi hidup kita. Kita harus belajar dari iman Daud. Daud tidak mungkin bisa mengalahkan para raksasa termasuk Goliat sebelum dia bisa mengalah beruang, singa dan hal-hal yang kecil lainnya. Artinya belajarlah melatih iman kita dalam Tuhan untuk menyelesaikan persoalan kita yang kecil maka persoalan yang lebih besar pasti akan bisa kita hadapi.

 

Renungan:

Di mata kita iblis sering kali seperti singa yang sangat menakutkan bagaikan ‘raksasa’ - sekalipun dia bukan seperti itu. Dia adalah ular tua yang kepalanya sudah diremukan oleh Singa dari Yehuda – Yesus Kristus. Para ‘raksasa’ itu sudah kalah. Iman kita membuat para ‘raksasa’ itu lari terbirit-birit dari hadapan kita.

 

Belajar dari yang kecil maka hal yang besar menjadi mudah diselesaikan seperti halnya yang kecil.