Renungan Harian
Serangan dari segala Arah

1 Tawarikh 19; 1 Petrus 5:8

Ketika Yoab melihat, bahwa serangan itu mengancam dia dari  depan dan dari belakang, maka dipilihnyalah sebagian dari orang pilihan Israel, lalu ia mengatur barisan mereka berhadapan  dengan orang Aram itu” (1 Tawarikh 19:10).

 

Di dalam suatu peperangan pastilah semua orang akan mempunyai pikiran untuk menyerang musuh dari segala arah. Yoab mengalami penyerangan dari depan dan belakang ketika ia diserang oleh orang Aram dan bani Amon. Strategi mengepung musuh inipun juga terjadi sampai sekarang ini, contohnya jika polisi mengepung pencuri atau perampok atau bahkan bandar narkobapun mereka menggunakan strategi mengepung dari segala arah. Dan yang lebih ekstrim lagi adalah cara iblis menyerang anak-anak Tuhan. Di dalam 1 Petrus 5:8 dikatakan, “Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya

Bagaimana iblis bisa menyerang kita? Biasanya tanpa kita sadari, di mana kita telah membuka kesempatan untuk iblis menyerang kita. Di dalam Efesus 4:27 dikatakan, “Dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis” Apa contohnya? Misalnya melalui bibir kita yang seringkali menebarkan racun. Maksudnya sih cuma mau membicarakan tetangga, tetapi kasak-kusuk kita sampai kepada tetangga kita. Yang terjadi berikutnya pasti kita udah tahu. Cara yang paling efektif untuk tidak diserang iblis ialah dengan jalan hidup kudus. Roma 12:1 berkata, “Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.” Dan hidup dalam persekutuan dengan Roh Kudus dan persekutuan dengan anak Allah yaitu Tuhan Yesus Kristus. 1 Korintus 1:9 berkata, “Allah, yang memanggil kamu kepada persekutuan dengan Anak-Nya Yesus Kristus, Tuhan kita, adalah setia.” Mintalah kepada Tuhan agar para malaikat-Nya melindungi kita dalam tiap langkah kita Lukas 4:11 berkata, “dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu”.

 

 

Renungan:

Percayalah kepada Tuhan Yesus dengan sepenuh hatimu. Marilah kita mengakuinya seperti di Mazmur 91:2, “…..Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai”  

 

Iblis memang musuh yang sudah kalah tapi masih berbahaya.