Renungan Harian
Raja Dan Tahta Yang Diberkati

1 Raja-raja 2:13-46; Kolose 3:17, 18

 “Tetapi diberkatilah kiranya raja Salomo dan kokohlah takhta Daud di hadapan TUHAN sampai selama-lamanya” (1 Raja-Raja 2:45)

 

Pada zaman dahulu raja adalah pilihan dari Tuhan, yang dipercaya memimpin sebuah kerajaan di bumi, di dalam sebuah kerajaan tentu ada tahta atau singgasana atau kursi raja, mempunyai pasukan, rakyat, para menteri, dan penasihat raja. Ada juga raja atau presiden yang dipilih langsung dari rakyat seperti di Indonesia dan negara-negara demokratis lainnya.

Setelah raja Daud meninggal dunia maka pewaris kerajaan Israel adalah anak dari Betsyeba yaitu Salomo, karena Salomo yang dipilih oleh Tuhan untuk melanjutkan pemerintahan kerajaan Israel. Alkitab berkata, “Salomo duduk di atas takhta Daud, ayahnya, dan kerajaannya sangat kokoh” (1 Raja-raja 2:12). Di masa pemerintahan raja Salomo, raja tidak pernah melupakan apa yang telah dikerjakan seperti ayahnya raja Daud untuk mempersembahkan korban bakaran, dan menegakkan keadilan bagi rakyat Israel. Raja Salomo saat itu melakukan apa yang berkenan kepada Tuhan. 

Sekarang kita bisa mengenang kembali kejayaan Israel saat Salomo menjadi raja. Dan Tuhan memang menepati janji-Nya, selama Salomo tidak menyimpang ke kanan dan ke kiri maka kerajaannya akan kokoh. Tetapi sejarah mencatat fakta yang dapat menjadi pelajaran bagi kita semua. Sebab pada akhirnya Salomo jatuh ke pelukan banyak wanita. Masalahnya para istri dan gundik Salomo itu kebanyakan adalah para penyembah berhala. Dan Salomo, raja yang gagah perkasa dan ditakuti oleh banyak musuh, sekaligus disegani oleh kawan, terpaksa bertekuk lutut di hadapan istri dan gundiknya. Salomo hanya bisa menganggukan kepalanya ketika mereka mengajaknya untuk menyembah berhala.

Benarlah bila dikatakan bahwa keberhasilan seorang suami ditentukan oleh istrinya. Apabila istrinya adaah wanita yang bijak, maka suaminya seperti mendapatkan harta yang melebihi berlian, sebab istrinya menjadi penopang yang baik. Dia akan selalu mendoakan suaminya dan menjadi penolong yang baik. Kalau sebaliknya? Ya suaminya akan menuai banyak masalah. Suaminya akan cepat beruban! Suaminya akan cepat tua!, dan lain sebagainya. Lebih celaka lagi kalau istri-istri berlaku seperti istri dan gundik Salomo yang akan membawa kematian rohani!

 

Renungan:

Hai para istri jadilah berkat bagi suami dan keluargamu. Jadilah tiang doa dan alat keselamatan bagi kemuliaan Allah!

 

Rahasia sukses suami terletak pada istrinya.