Renungan Harian
Berjuang Bersama Saudara

Hakim-Hakim 18:1-31; Markus 16:15

“Pada zaman itu tidak ada raja di antara orang Israel dan pada zaman itu suku Dan sedang mencari milik pusaka untuk menetap, sebab sampai hari itu mereka belum juga mendapat bagian milik pusaka di tengah-tengah suku-suku Israel” (Hakim-Hakim 18:1).

 

Suku Dan tidak mendapatkan warisannya sebab mereka tidak percaya kepada Allah saat menghalau musuh. Karena itu mereka harus mengembara untuk menemukan tempat. Dan bila kita teliti membaca sejarah Alkitab, suku Dan adalah suku yang paling tidak mempunyai andil dalam penaklukkan Kanaan bersama dengan Gilead dan Asyer. Lagu yang dinyanyikan oleh Debora yang merayakan kemenangan bangsa Israel atas raja Kanaan: Yabin, dan jenderalnya: Sisera, setidaknya mengungkap fakta ini. Nyanyian itu menyindir demikian, “Orang Gilead tinggal diam di seberang sungai Yordan; dan suku Dan, mengapa mereka tinggal dekat kapal-kapal? Suku Asyer duduk di tepi pantai laut, tinggal diam di teluk-teluknya” (Hakim-hakim 5:17). Sepertinya keengganan suku Dan mendukung saudara-saudaranya itu karena ia suku ini berdiam di perbatasan Israel sebelah utara.  Jadi ia lebih banyak berinteraksi dengan orang-orang di sekitar sana.

Suku Dan bukanlah contoh yang baik. Sementara saudara-saudaranya berjuang, mereka lebih suka sibuk dengan urusannya. Dan lebih parah lagi mereka berinteraksi dengan orang-orang yang tidak mengenal Allah dan ini sedikit banyak membawa pengaruh yang buruk.

Setiap anak Tuhan sedang berjuang membawa jiwa kepada Tuhan. Kalau kita memiliki karakter suku Dan, maka kita tenang-tenang saja dan tidak ada kemauan untuk berjuang. Setiap dari kita dituntut untuk menjadi pejuang, entah itu dalam hidup atau sebagai laskar perebut jiwa. Dan lebih bahaya lagi kalau Anda ternyata terbiasa bergaul dan mengikuti sistem dunia ini. Suku Dan tinggal di perbatasan Israel, dan mereka bergaul dengan bangsa asing. Sekedar bergaul ? Yang pasti bangsa-bangsa itu membawa pengaruh yang buruk. Apakah keengganan suku Dan mendukung saudara-saudarnya adalah akibat dari pergaulan itu ? Kemungkinan besar ya !

 

Renungan:

Jangan menjadi seperti suku Dan. Akhirnya mereka tidak mendapatkan pusakanya. Kalau kita sebagai orang benar, berjuanglah !. Jangan mengadakan kompromi dengan siapapun saja yang dapat menjerumuskan menjauh menjauh dari kasih karunia Allah.

 

Diam itu emas, tetapi memberitakan Injil adalah berlian.