Renungan Harian
Kehilangan Banyak

Hakim-Hakim 16:23-31; Matius 5:13

“Berkatalah Simson: "Biarlah kiranya aku mati bersama-sama orang Filistin ini." Lalu membungkuklah ia sekuat-kuatnya, maka rubuhlah rumah itu menimpa raja-raja kota itu dan seluruh orang banyak yang ada di dalamnya. Yang mati dibunuhnya pada waktu matinya itu lebih banyak dari pada yang dibunuhnya pada waktu hidupnya” (Hakim-Hakim 16:30).

 

Tidak ada keadaan yang paling menyedihkan daripada seseorang yang pernah mengecap kasih karunia Allah lalu kembali kepada dosa. Itu pula keadaan yang terjadi dengan Simson. Dari seorang yang perkasa dan mulia, lalu berubah menjadi seorang yang nista. Dahulu ditakuti oleh Filistin, namun kini Simson diolok-olok, diejek, dan dihina. Betapa kontrasnya!

Lihatlah Simson yang kehilangan kekuatannya. Setelah rambutnya dicukur (simbol dari kekuatannya), dia kini menjadi pria biasa yang tidak mempunyai kekuatan supranatural lagi. Tidak ada kemampuan lagi untuk menolong umat Israel. Dengan kata lain, Simson menjadi manusia yang tidak berguna! Camkanlah, seseorang yang berkubang di dalam dosa sama sekali menjadi tidak berguna! Terang tidak ada dan tidak dapat menjadi penuntun manusia. Yesus pernah berkata, “Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang” (Matius 5:13). Garam yang tawar tidak berguna. Begitu juga dengan mereka yang jatuh di dalam dosa. 

Dan Simson juga kehilangan sukacitanya. Tidak ada sukacita di dalam penjara saat Simson ditaklukkan. Tidak ada suara ejekan terhadap musuh-musuh orang Israel. Sebaliknya Simson dan orang Israel diejek! Mulut yang penuh tawa kini berubah menjadi desau kepiluan.

Sukacita sejati keluar dari hati yang diperbaharui oleh Roh Allah. Bila Roh Allah tidak berdiam lagi akibat dosa, masih adakah sukacita? Tidak ada! Simson kehilangan sukacita itu manakala ia jatuh di dalam dosa. Meskipun pada akhirnya dia mendapatkan kesempatan membunuh orang Filistin dalam jumlah besar, tetapi sukacitanya telah lama hilang. Bila saja dia tidak jatuh dengan Delila, Tuhan akan pakai dia lebih lama lagi. Dan musuh akan lebih banyak lagi dikalahkan.

 

Renungan:

Simson adalah pelajaran kita yang amat berharga. Apa yang Tuhan berikan kepada kita saat ini, itu tidak dapat digantikan dengan apapun juga. Jadi baiklah kita menjaga keselamatan yang Tuhan sudah berikan!

 

Dosa merampok anugerah Allah dalam hidup Anda.