Renungan Harian
Tiga Kota

Ulangan 19:1-14; Ibrani 6:18

“maka engkau harus mengkhususkan tiga kota di dalam negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk diduduki” (Ulangan 19:2)

 

Setiap orang yang sudah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat, tentu ingin memuliakan nama-Nya. Roh Kudus yang meletakkan kerinduan itu. Kita ingin hidup seperti Yesus, baik dalam pikiran perkataan maupun perbuatan. Masing-masing kita juga tidak ingin saling menyakiti. Pada kenyataannya ada banyak orang yang gagal melakukannya. 

Pikiran, perkataan dan perbuatan kita sering salah. Kelemahan itu sering menyebabkan terjadinya kesalahpahaman, perselisihan dan mereka jatuh dalam dosa. Rasul Paulus pun juga menyadari kelemahan ini. Apa yang harus kita lakukan?

Allah adalah Kota Perlindungan Kita. Allah sangat memahami kondisi manusia, oleh sebab itu di dalam Perjanjian Lama Allah telah menetapkan suatu tempat untuk orang-orang yang melakukan kesalahan, yaitu menumpahkan darah orang lain dengan tidak sengaja atau tanpa kebencian. Tempat itu disebut sebagai  ‘kota perlindungan’. Orang-orang yang terlanjur menumpahkan darah orang lain dengan tidak ada kebencian atau niat untuk membunuh, maka mereka bisa melarikan diri ke ‘kota perlindungan’. Pada saat sudah masuk ke dalam kota ini, tidak seorangpun boleh menuntut balas dan orang yang terlanjur berbuat salah tadi akan selamat. 

Anda akan gagal jika menginginkan semua orang melihat Anda baik, sempurna dan tidak ada cela. Pada kenyataannya kita memang tidak sempurna. Hal penting yang perlu kita lakukan, biarlah kita menjaga hati kita. Segala niat dan keinginan kita haruslah benar di mata Allah. 

Jangan pernah membenci, memfitnah atau merencanakan yang buruk untuk orang lain, apalagi untuk orang-orang yang dekat dengan kita. Jika sudah bertekad untuk melakukan yang terbaik, lalu hal yang tidak kita inginkan kemudian terjadi, ada orang yang salah mengerti, memusuhi dan tersinggung akibat tindakan kita maka ‘Kota Perlindungan’ adalah tempat tujuan kita. Di sana kita aman, di sana tidak ada yang bisa menjamah kita dan di sana kebenaran akan muncul dan menyelamatkan kita. Siapa ‘Kota Perlindungan Kita? Yesus Kristus, Dia-lah Kota Perlindungan kita. 

 

Renungan:

Apakah saat ini Anda sedang diterpa badai? Apakah sikap yang anda pikir baik ternyata berakibat buruk untuk orang lain? Apakah perkataan yang tidak sengaja keluar dari mulut Anda ternyata membuat orang lain menderita, terluka dan kecewa terhadap Anda? 

 

Jika yang demikian terjadi, jangan mengeraskan hati dan memandang diri Anda benar, karena pada kenyataannya orang lain celaka, terluka dan menderita. Pembenaran diri, hanya membuat orang lain lebih terluka. Yang terbaik adalah larilah kepada Yesus yang adalah Kota Perlindungan kita. Tepat pada saatnya Dia yang akan menyatakan kebenaran yang sesungguhnya.

 

Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan.