Renungan Harian
Perhatian dan Pemulihan

Zefanya 2:4-15; 1 Petrus 5:6

” . . . sebab TUHAN, Allah mereka, akan memperhatikan mereka dan akan memulihkan keadaan mereka.”

(Zefanya 2:7)

Jika keadaan kita diperhatikan oleh pimpinan kita, maka yang kita peroleh adalah sebuah berkat yang luar biasa. Itu baru diperhatikan oleh seorang pemimpin. Lalu bagaimana jika kita diperhatikan oleh Allah ? Pastilah keadaan kita akan jauh dari kata luar biasa. Dan tidak ada kata yang tepat untuk melukiskannya jika kita di perhatikan oleh Allah kita yang hidup. Bagaimana caranya supaya kita mendapat perhatian dari Allah ? Yang jelas adalah melakukan apa yang menjadi kehendak dan menuruti segala perintahNya. Jika kita melihat semua tokoh di dalam Alkitab maka semua dari mereka adalah orang-orang yang taat kepada Allah dan hidup mereka dipelihara Allah, tidak hanya kepada mereka tetapi juga kepada anak, cucu mereka akan berkuasa dan perkasa di bumi (Mazmur 25:13).

Ada satu kisah yang dialami oleh Nabi Elia. Saat Elia melakukan apa yang diperintahkan oleh Tuhan Allah kepadanya maka Elia melakukan persis seperti yang diinginkan oleh Tuhan Allah yaitu menyembelih 450 nabi-nabi baal. Sadis sekali cara ini? Tetapi Elia harus taat kepada Allah. Setelah membunuh Elia melarikan diri karena diancam oleh Ratu Izebel. Tetapi Tuhan Allah tidak membiarkan Elia terancam nyawanya. Elia mendapat perhatian dari Tuhan Allah karena Elia melakukan yang menjadi kehendak Allah Bapa. Dan selanjutnya Elia mendapat pemulihan, tidak hanya pemulihan yang dialami oleh Elia tetapi Elia diangkat hidup-hidup oleh Allah ke surga. Semua ada pemulihan jika kita melakukan dan memperhatikan perintah dan jalan yang ditunjukkan oleh Tuhan Allah.

Banyak kisah yang ada di dalam Alkitab; salah satunya lagi adalah Yusuf. Meskipun disingkirkan oleh saudara-saudaranya tetapi Yusuf tetap tidak membela diri. Yusuf mendapat perhatian dari siapa saja yang ada di sekitarnya, termasuk Potifar. Mengapa kita tidak mendapatkannya? Bukankan kita adalah anak-anak Allah? Mari kita selidiki hati kita secara pribadi dengan pertolongan dari Roh Kudus, agar kita mendapatkan perhatian dan pemulihan dari Allah di dalam Tuhan Yesus Kristus. Ingat posisi kita adalah anak-anak Allah, jangan sampai kita tidak diakui oleh Allah.

 

Renungan :

Mari kita perhatikan cara dan pola hidup kita, apakah hidup kita sudah sesuai dengan ketetapan dan perintah dari Allah. Jika belum, mengapa? Inilah saatnya kita mengalami perhatian dan pemulihan dari Allah di dalam Yesus Kristus.

 

Pemulihan datang tidak secara kebetulan, tetapi ada prinsip firman Tuhan yang dilakukan.