Renungan Harian
Tidak Ada Perbedaan

Amos 9:7-10; Roma 10:12

"Bukankah kamu sama seperti orang Etiopia bagi-Ku, hai orang Israel?" demikianlah firman TUHAN. (Amos 9:7a)

 

Allah Bapa tidak pernah membeda-bedakan setiap orang yang datang kepada-Nya. Justru karena adanya perbedaan itu membuat dunia ini semakin indah. Hitam atau putih sama saja. Tujuan dari semua ini adalah setiap mahkluk hidup harus memuji nama Allah yang dahsyat itu. Biarlah semua yang bernafas memuji dan memuliakan. nama Allah Bapa.

Suatu peristiwa besar di dunia ini pernah terjadi. Di daratan Amerika ada suatu peristiwa besar tentang Racism (Perbedaan Warna Kulit). Banyak korban berjatuhan dari pihak orang-orang kulit hitam dan para penganut Racism ini menggunakan topeng untuk melakukan kejahatan mereka. Sepandai-pandainya orang menyembunyikan sesuatu dari manusia maka suatu ketika tetap akan terbongkar juga, bukankah Allah itu Maha-Tahu (Mazmur 139:1-12)? Tangan Tuhan tidak pernah membiarkan umat-Nya dijadikan bulan-bulanan oleh orang yang berkuasa.

Tetapi yang membuat perbendaan itu menjadi tidak sepadan adalah manusianya sendiri. Masihkah kita ingat akan slogan Piala Dunia yang lalu, "No Racism", ini menandakan kalau kita tidak perlu lagi membeda-bedakan warna kulit, bangsa, suku dan bahasa, semuanya harus kembali kepada Allah Bapa pencipta alam semesta ini, tidak ada perbedaan lagi.

Bukankah semua orang akan datang kepada Allah Bapa kembali? Semua bangsa, semua bahasa, semua suku, semua warna kulit, kaya miskin, kepada mereka semua tangan Tuhan senantiasa terbuka. Ada sebuah lukisan yang begitu indah, dimana dalam lukisan tersebut tampak Tuhan Yesus Kristus dengan tangan terbuka menyambut miliaran orang yang datang kepada-Nya. DIA tidak pernah membuat perbedaan, DIA tidak melihat warna kulit kita, tetapi DIA Yesus melihat setiap hati kita. Dan tangan-Nya selalu terbuka. Janganlah kita membuat tembok pemisah di antara kita.

 

Renungan :

Kalau Tuhan Yesus Kristus tidak pernah membeda-bedakan, mengapa justru kita yang membuat perbedaan itu ? Bukankah kita ini adalah anak-anak Allah ? Jika kita anak-anak Allah maka jangan membeda-bedakan.

 

Haleluyah adalah bahasa kasih yang diucapkan oleh berbagai ras dan suku.