Renungan Harian
Memang Enak?

Yehezkiel 20; 1 Timotius 6:10

Oleh sebab itu katakanlah kepada kaum Israel: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Apakah kamu menajiskan dirimu juga dengan cara hidup nenek moyangmu dan berzinah dengan mengikuti dewa-dewanya yang menjijikkan?

(Yehezkiel 20:30)

Yehezkiel pasal 20 menceritakan tentang kebenaran yang menyedihkan yaitu kesinambungan penyembahan berhala dan kegagalan moral dari orang tua kaum Israel sampai kepada anak-anaknya. Oleh karena pelanggaran mereka, murka Allah turun sehingga para orangtua kaum Israel tidak dapat masuk ke tanah perjanjian. Namun oleh karena rasa sayang kepada kaum Israel, maka Tuhan bermaksud untuk tetap menepati janji-Nya kepada keturunan berikutnya. Tetapi keturunan berikutnya juga telah terkontaminasi oleh penyembahan berhala.

Dampak penyembahan berhala sangat mengerikan. Dia tidak hanya menimpa kepada keturunan pertama yang melakukannya tetapi juga kepada keturunan-keturunan berikutnya. Penyembahan berhala dalam bentuk modern bukan lagi kemenyan tetapi salah satunya ialah uang. Manusia hidup memang memerlukan uang. Tetapi jangan sampai menyembah dan memberhalakan uang lebih dari Tuhan sehingga rela melakukan apa saja demi uang.

Ada seorang bapak yang bekerja di salah satu instansi pemerintah telah menyiapkan masa depan bagi istri dan anak-anaknya dengan cara membuka rekening deposito atas nama masing-masing yang jumlahnya lebih dari cukup untuk bekal kehidupan mereka nantinya. Dia melakukan itu karena merasa bahwa hidupnya tidak akan mencapai usia lanjut. Bapak ini senantiasa hidup dalam ketakutan seolah ada orang yang hendak menyerang dia. Kalau tidur malam, dia selalu menyiapkan tongkat baseball di bawah tempat tidurnya. Dia tidak pernah merasa aman padahal dia tinggal di daerah elit dengan fasilitas jaminan keamanan yang sangat baik. Oleh karena ketakutan yang terus menerus tersebut dia menderita stress, depresi, gangguan kesehatan yang akhirnya membuat dia meninggal dunia dalam usia muda dengan masa kerja yang relatif masih cukup panjang. Bapak ini memang lolos dari kejaran aparat penegak hukum oleh karena tindakannya yang merugikan keuangan negara tetapi dia justru dikejar oleh bayangbayang kesalahannya sendiri sehingga berujung pada maut. Memang enak hidup seperti itu ?

 

Renungan :

Uang bukanlah segala-galanya dalam hidup ini, walaupun semua orang membutuhkannya. Keselamatan jiwa adalah segala-galanya. Jangan tukar keselamatanmu yang bersifat kekal dengan cinta akan uang yang bersifat sementara.

 

Orang yang hati nuraninya sudah mati akan “menyembah” uang lebih dari Tuhan.