Renungan Harian
Duduk Bersama Kristus

Yeremia 52:31-34; Efesus 2:4-7

”Dan tentang belanjanya, raja Babel selalu memberikannya kepadanya, sekadar yang perlu tiap-tiap hari, selama hidupnya, sampai hari matinya.” 

(Yeremia 52:34).

 

Inilah akhir dari kisah seorang raja yang akhir hidupnya hanyalah berdasarkan belas kasihan dari raja Babel. Bayangkan, seorang raja yang biasa hidup dalam gelimang kemewahan kini hidup seperti seorang pengemis karena ada seorang raja yang mau berbelas kasihan kepadanya. Itulah nasib dari Yoyakhim, raja yang telah diturunkan kemuliaannya.

Yesus justru sebaliknya mengangkat kita dari lumpur dosa dan diangkat menjadi anak-Nya. Mulanya memang Allah memilih bangsa Israel untuk diangkat menjadi anak. Alkitab berkata, “Sebab mereka adalah orang Israel, mereka telah diangkat menjadi anak, dan mereka telah menerima kemuliaan, dan perjanjian-perjanjian, dan hukum Taurat, dan ibadah, dan janji-janji” (Roma 9:4). Tetapi bangsa ini gagal untuk menjaga hukum Tuhan, karena memang tidak mungkin manusia akan hidup di bawah hukum Taurat, karena itulah Yesus datang dengan hukum yang disempurnakan, dan setiap orang yang percaya kepada-Nya akan dibenarkan oleh karena darah-Nya.

Sekarang marilah kita menyadari bahwa kita adalah umat pilihan Tuhan yang mewarisi apa yang telah disediakan bagi kita. Alkitab berkata, “Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita--oleh kasih karunia kamu diselamatkan dan di dalam Kristus Yesus la TELAH MEMBANGKITKAN kita juga dan MEMBERIKAN tempat bersama-sama dengan Dia di sorga, supaya pada masa yang akan datang la menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus” (Efesus 2:4-7).

Saudara, yakinlah bahwa Kristus telah membangkitkan kita dan telah mendudukkan kita bersama-sama dengan Kristus. Itu tidak dilakukan pada masa yang akan datang, tetapi sudah dilakukan sekarang setelah kita terima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. 

Yang perlu kita lakukan sekarang adalah hidup seperti firman Tuhan katakan. Hidup kita sudah berada di atas bersama Kristus, karena itu hiduplah sebagai seorang pemenang. Hadapi apapun yang terjadi di dalam hidup ini karena kita telah ditentukan menjadi pemenang.

 

Renungan :

Jangan hidup seperti orang yang kalah. Jangan hidup lagi seperti seorang budak yang masih menanggung dosa. Kita sudah menang bersama Tuhan dan kita sudah dibenarkan dan didudukkan bersama dengan Kristus. 

 

Jangan mau menjadi pecundang karena kita adalah seorang pemenang di dalam Kristus.