Renungan Harian
Jangan Memfitnah !

Yeremia 37:11-16; 1 Petrus 2:1

Dan sekalipun Yeremia menjawab: ”Itu bohong, aku tidak hendak menyeberang kepada orang Kasdim!,” tetapi Yeria tidak mendengarkan, lalu ia menangkap Yeremia dan membawanya menghadap para pemuka. (Yeremia 37:14)

 

Difitnah orang sungguh amat menyakitan. Sepertinya orang yang difitnah tidak memiliki hak untuk mempertahankan kebenarannya. Dan itulah yang dialami oleh Yeremia. Dia berusaha membela diri, tetapi apa daya, dia terlanjur difitnah dan kebohongan ditinggikan dan itu berakibat dirinya masuk ke dalam rumah tahanan.

Fitnah adalah alat ampuh kerajaan iblis untuk mencelakakan orang benar. Hukum Taurat sendiri melarang keras segala bentuk praktek fitnah, “Janganlah engkau pergi kian ke mari menyebarkan fitnah di antara orang-orang sebangsamu; janganlah engkau mengancam hidup sesamamu manusia; Akulah Tuhan” (Imamat 19:16).

Fitnah memang alat pembunuh yang paling ampuh dan amat murah. Para pemfitnah tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk memancarkan fitnahannya. Meskipun fitnah bisa dilakukan dengan gratis, namun daya hancurnya sungguh luar biasa. Dan memang biasanya fitnah itu mulanya diawali dari seorang yang dibisiki sesuatu dengan bumbu fitnah di dalamnya. Kalau kita difitnah, ada beberapa hal yang harus kita lakukan:

Pertama, sadarilah bahwa para pemfitnah itu adalah para pelanggar firman Tuhan. Dan setiap pelanggar firman Tuhan harus menerima konsekuensinya. Tidak ada pelanggaran yang tidak ada hukumannya. Tuhan sendiri adalah Allah yang adil dan Dia pasti akan melakukannya.

Kedua, sadarilah bahwa kita akan menerima berkat Tuhan. Justru ketika kita difitnah itulah kita akan menerima berkat yang lebih besar, karena setiap persoalan yang terjadi pastilah akan ada hikmahnya.

Ketiga, kita dibentuk semakin menjadi seperti Yesus. Bukankah Yesus juga kerap difitnah? Bukankah para pemuka agama bersekongkol menyalibkan Yesus dengan menyembur-nyemburkan fitnah kepada para penguasa Romawi supaya Yesus disalibkan! Tetapi Yesus mengasihi mereka. Karena itu kasihilah para pemfitnah itu supaya kejahatan dapat dikalahkan melalui kasih.

 

Renungan :

Jika kita difitnah, anggaplah itu sebagai jalan untuk menerima berkat yang lebih besar. Kalaupun kita sangat menderita oleh fitnahan itu, serahkanlah semuanya kepada Tuhan karena Dialah yang akan menjadi pembela bagi kita. 

 

Fitnah dilakukan oleh seorang pengecut yang jadi kuli bagi kerajaan kegelapan.