Renungan Harian
Kubur Semua Ambisimu !

Yeremia 36; Filipi 3:18

”Jadi Yeremia memanggil Barukh bin Neria, lalu Barukh menuliskan dalam kitab gulungan itu langsung dari mulut Yeremia segala perkataan yang telah difirmankan TUHAN kepadanya.”

(Yeremia 36:4)

Barukh artinya “diberkati”. Menurut kisah di Alkitab dia bukanlah orang sembarangan, karena dia adalah saudara dari Seraya, seorang kepala perlengkapan raja Zedekia (Yeremia 51:59). Menurut sejarahwan Yahudi, Josephus, dia bisa jadi adalah seorang yang memiliki kedudukan di istana Zedekia, tetapi di bawah pengaruh Yeremia, dia mengubur seluruh ambisinya (Yeremia 45:5) dan menempatkan dirinya sebagai rekan Yeremia dan ikut ambil bagian di dalam pelayanan kepada Allah Israel.

Saudara, hanya sedikit orang yang rela meninggalkan segala kedudukannya dan mengambil bagian di dalam menanggapi panggilan Allah. Tetapi kita harus belajar dari apa yang telah dilakukan oleh Barukh. Dia memang tidak seterkenal nabi-nabi lainnya atau bahkan dibandingkan dengan Nabi Yeremia, namanya tidaklah sekilau nabi ini. Tetapi Tuhan mempunyai rencana yang indah bagi seorang bernama Barukh ini. Dan Tuhan mempercayakannya untuk menuliskan firman yang telah disampaikan melalui mulut Nabi Yeremia.

Jangan berambisi menjadi orang yang terkenal kalau kita tidak taat kepada panggilan Tuhan. Jangan pedulikan dengan orang lain yang begitu berambisi untuk menjadi "artis kerajaan Allah." Sehingga pujian yang seharusnya ditujukan kepada Tuhan, diambilnya sendiri. Kepalanya selalu tegak ke atas karena dirinya merasa bahwa pujian itu patut diberikan kepadanya. 

Kita harus setia dengan apa yang Tuhan berika kepada kita. Jangan iri kepada mereka yang memiliki talenta dan panggilan yang lebih mengkilat, sebab sesungguhnya yang terpenting adalah menjadi setia. Mungkin kita tidak dipanggil menjadi seorang pengkhotbah, tetapi panggilan yang kita anggap kecil itu justru yang penting. Tuhan mencari orang yang setia pada panggilannya. Dan Tuhan juga mau supaya kita menjadi orang yang setia dan tidak jatuh pada ambisi manusia yang mencelakakan.

 

Renungan :

Kuburkanlah segala ambisi kita dan leburkanlah semuanya itu di dalam kehendak Allah. Dan matikanlah dalam diri kita segala kesombongan dan jadilah seorang hamba yang hanya tahu bagaimana caranya menyenangkan hati Tuhan.

 

Ambisi manusia yang tidak dileburkan di dalam kehendak Allan akan mencelakakan diri sendiri.