Renungan Harian
Jangan Tinggalkan Pelayanan !

Yeremia 17:1-18; 2 Timotius 4:10 

”Ya Pengharapan Israel, TUHAN, semua orang yang meninggalkan Engkau akan menjadi malu; orang-orang yang menyimpang dari pada-Mu akan dilenyapkan di negeri, sebab mereka telah meninggalkan sumber air yang hidup, yakni TUHAN.”

(Yeremia 17:13).

Mengikut Tuhan Yesus itu ibarat melakukan perjalanan panjang dengan berbagai masalah di depannya. Meskipun Tuhan sudah berjanji untuk menyertai kita namun toh masih saja banyak orang yang tidak tahan lalu mengundurkan diri. Dan akhirnya yang tersisa adalah mereka yang setia dan tetap berpegang pada keyakinannya bahwa Allah sanggup menolong mereka.

Alkitab menyebutkan seorang tokoh bernama Demas. Dia adalah seorang yang melayani Tuhan dan bersama-sama dengan Paulus terlibat dalam pelayanan. Karena itu, ketika Paulus menuliskan suratnya kepada jemaat di Kolose, Demas ikut disebutkan dalam salam di bagian akhir surat tersebut, "Salam kepadamu dari Epafras, temanku sepenjara karena Kristus Yesus, dan dari Markus, Aristarkhus, DEMAS dan Lukas, teman-teman sekerjaku” (Filemon 1:23).

Dari beberapa orang yang disebutkan di atas, Alkitab hanya mencatat seorang yang gagal dan telah meninggalkan pelayanan. Alkitab berkata tentang orang ini, "karena Demas telah mencintai dunia ini dan meninggalkan aku. la telah berangkat ke Tesalonika...." (2 Timotius 4:10). Beberapa penafsir mengatakan kalau Demas sebenarnya tidak mencintai dunia ini dalam arti kata kembali kepada kehidupan yang lama dan menjadi murtad, tetapi karena Demas masih sayang dengan nyawanya dan dia tidak mau menyertai Paulus karena rasul ini kerap berada dalam bahaya. Artinya dia tidak mau mati muda.

Apapun alasan itu, kita tahu bahwa mengiring Kristus dan melayani Dia berarti harus berani menerima risiko dianiaya dan mengalami kematian secara jasmani. Banyak orang Kristen yang akhirnya benar-benar murtad karena takut dianiaya. Bukankah Yesus sendiri berkata bahwa kita akan mengalami aniaya? Alkitab berkata, ”Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya” (2 Timotius 3:12).

 

Renungan :

Kita harus tahu kalau mengiring Kristus berarti kita harus siap menerima perlakukan yang tidak adil dari dunia ini. Kita akan dibenci dan dianaya, tetapi marilah kita bertahan dan tidak meninggalkan kasih karunia Tuhan dalam hidup kita.

 

Mengiring Kristus ada risiko aniaya; meninggalkan Kristus ada risiko kematian kekal.