Daily Devotion
Khotbahkan Hidup Anda

Yesaya 63:7-19; 2 Korintus 6:3

”Mengapa orang-orang fasik menghina tempat kudus-Mu, para lawan kami memijak-mijak bait kudus-Mu”

(Yesaya 63:18)

Kalau ada bangsa yang paling diberkati, maka itu pasti Israel tetapi juga sekaligus yang paling terkutuk! Mengapa ? Sebab bangsa pilihan Tuhan ini telah jatuh di dalam dosa. Mereka telah menerima kasih karunia Tuhan yang begitu besar tetapi sekaligus mereka telah menyia-nyiakannya. Dan bila tempat kudus Tuhan diinjak-injak oleh bangsa asing, maka itu pastilah karena orang Israel tidak lagi hidup di dalam hukum Allah.

Saudara, kalau kita tidak hidup lagi di dalam kebenaran, maka pastilah nama Tuhan juga yang akan jelek. Kita bertanggung jawab terhadap hal ini.

Paulus sadar akan hal ini. Selama menjadi pelayan Tuhan dia memperhatikan dengan seksama kehidupan dan pelayanannya. Kepada jemaat di Korintus, dia berkata, ”Dalam hal apa pun kami tidak memberi sebab orang tersandung, supaya pelayanan kami jangan sampai dicela” (2 Korintus 6:3). Paulus tahu kalau sampai dirinya dicela, maka pasti Tuhan juga yang kena cela.

Kita adalah terang dan garam bagi dunia ini. Kita akan berfungsi dengan baik dan seperti yang Tuhan inginkan kalau kita benar-benar telah mengkhotbahkan hidup kita kepada orang di sekitar kita. Tuhan akan dipermuliakan di dalam hidup kita kalau kita juga hidup benar.

Banyak orang Kristen yang hanya pintar berkata-kata, tetapi untuk melakukannya sungguh suatu perkara yang amat sulit. Kita akan menjadi cibiran kalau apa yang kita ucapkan tidak sesuai dengan hidup kita. Tetapi jangan khawatir, Allah bekerja di dalam hidup kita dan di dalam ketidaksempurnaan kita. Asalkan kita memiliki kerinduan untuk hidup semakin disempurnakan, maka Allah akan menjawab kerinduan kita.

Setiap mata mengawasi hidup kita. Mereka melihat-lihat apakah hidup kita telah menjadi sebuah contoh. Memang ada yang mengawasi hidup kita untuk mencari kelemahan-kelemahan kita supaya bisa dijadikan alasan untuk mengolok hidup kita. Tetapi jangan takut ! Milikilah kerinduan untuk hidup benar, maka Allah akan menolong kita.

 

Renungan :

Jaman dahulu Israel telah mempermalukan Tuhan karena perbuatan mereka. Tetapi Allah telah membentuk kita menjadi Israel rohani. Biarlah hidup kita mempermuliakan nama Tuhan.

 

Permuliakan Tuhan melalui hidupmu.