Renungan Harian
Cetak Biru

Yesaya 42:1-9; Kisah 13:47

Aku ini TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu . . .”

(Yesaya 42:6).

 

Setiap orang pastilah mempunyai angan-angan dan cita-cita. Jika orang hendak membangun rumah pastilah mempunyai gambar atau cetak-biru (blue print). Dan jika orang hendak bepergian keluar negeri hendaklah mengatur rencana, semua memiliki rencana untuk maksud baik.

Kadang tanpa kita sadari, kita keluar dari jalur rencana Tuhan didalam hidup kita. Dan kita kadang-kadang agak memaksa untuk memberkati kita. Contohnya di dalam hal pendamping hidup. Kita memaksakan kehendak kita. Tuhan punya rencana A bagi kita, tetapi kita menjalankan keinginan kita sendiri. Dan tidak jarang kita salah melangkah, dan melakukan dosa. Banyak sekali hal-hal yang ada di sekitar kita justru membawa kita untuk melakukan sesuatu yang bertentangan dengan keinginan Tuhan. Tuhan kita adalah Tuhan yang bebas dalam menentukan pilihan, apalagi di muka bumi ini tumbuh subur berbagai macam aliran agama. Tetapi yang harus kita ingat adalah agama tidak akan menyelamatkan hidup seseorang. Tetapi Tuhan Yesuslah yang benar-benar membawa keselamatan bagi setiap umat manusia. Oleh karena itu, saatnya kita kembali kepada yang benar-benar menyelamatkan hidup kita. Tujuan dari panggilan Tuhan kepada kita adalah untuk maksud "penyelamatan". Kita yang seharusnya mati oleh karena perbuatan kita, tetapi oleh karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini maka Ia memberikan anak-Nya yang dikasihi-Nya untuk menyelamatkan setiap manusia yang percaya kepada Anak yaitu Tuhan Yesus.

Jika kita sekarang telah beroleh "Keselamatan”, maka kewajiban kita adalah memberitakan keselamatan itu kepada orang yang belum pernah mendengar kabar keselamatan itu. Supaya dengan demikian nama Tuhan Yesus saja yang diagungkan lebih dari emas dan perak. Kisah Para Rasul 13:47 berkata, "Sebab inilah yang diperintahkan kepada kami : Aku telah menentukan engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya engkau membawa keselamatan sampai ke ujung bumi."

 

Renungan :

Rencana Allah bagi hidup kita adalah penyelamatan, dan penyelamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Yesus Kristus. Dan rencana Allah bagi kita adalah menjadi terang bagi bangsa-bangsa.

 

Hidup yang paling berbahagia adalah hidup melakukan kehendak Tuhan.