Khotbah Mingguan
Jangan Kuatir

Ayat bacan :

Matius 6:25-27

Oleh :

Pdt. Samuel Sianto

Minggu, 23 Desember

2018

Setiap orang tentunya pernah mengalami kekuatiran, baik besar maupun kecil, tua maupun muda. Sebenarnya apa yang perlu dikuatirkan dalam hidup ini, bukankah hidup kita dipelihara Tuhan dengan sempurna ? Oleh karena itu, Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita supaya kita belajar pada burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapa di sorga (ay.26). Kita dapat belajar melalui lingkungan sekitar kita. Sebagai contoh, kalau kita perhatikan sumur kalau tidak pernah diambil airnya akan menjadi busuk atau sungai yang tidak mengalir akan menjadi busuk. Demikian hidup kita harus menjadi berkat bagi orang lain, dengan cara membagikan apa yang ada pada diri kita supaya kita mengalami siklus berkat Tuhan. Dengan demikian kita harus mengeluarkan buah yaitu jangan kuatir.

Kalau kita perhatikan dalam kisah yang terdapat dalam 2 Raja-raja 5:1-5, dimana ada seorang gadis kecil Israel yang menjadi tawanan dan tinggal di rumah Naaman seorang panglima raja Aram, dengan keberanian dan tanpa kekuatiran gadis ini berani memberikan saran kepada tuannya supaya mau pergi ke Samaria menemui nabi Elisa untuk berobat karena Naaman terkena kusta. Sedangkan contoh lain adalah anak muda bernama Daniel yang berani menentang titah raja yang bertentangan dengan kehendak Tuhan, walaupun Daniel harus menanggung resiko yang berat (Daniel 6:11), namun dia tidak kuatir, sebab ia yakin bahwa Allah beserta dengan dia. Lalu apa yang menjadi akar/dasar sehingga dia tidak kuatir ? dia senantiasa berdoa kepada Tuhan (Daniel 6:10). Sedangkan dasar yang kedua supaya kita kita tidak kuatir adalah senantiasa memikirkan hal-hal rohani, yang diawali dengan senantiasa membicarakan dan merenungkan firman Tuhan kapanpun dan dimanapun kita berada (Ulangan 6:1-7). Dengan demikian maka kekuatiran kita dapat diminimalisir bahkan sampai terkikis habis, sehingga hidup kita dapat berdiri kokoh dan mengalami kebahagiaan bersama Tuhan. Amin