Renungan Harian
Air Yang Membawa Hidup

Kidung Agung 4; Yohanes 7:38

"O, mata air di kebun, sumber air hidup, yang mengalir dari gunung Libanon !" 

(Kidung Agung 4:15).

 

Kehidupan manusia sepenuhnya bergantung kepada air. Bahkan bumi kita ini 3/4-nya terdiri dari air, tubuh kitapun 3/4 juga mengandung air. Jadi kebutuhan manusia adalah air. Tanpa air kita tidak bisa hidup, tetapi jika kita terlalu banyak air juga akan menjadi bencana. Tidak hanya manusia yang membutuhkan air, tetapi semua mahkluk hidup membutuhkan air termasuk tanaman. Jika air yang kita konsumsi tercemarpun kita tidak bisa mengkonsumsinya. Inilah kebutuhan manusia dan semua mahkluk hidup, tetapi bagaimana dengan kebutuhan roh kita?

Air tidak hanya diperlukan oleh tubuh kita, tetapi juga roh kita membutuhkan air, yang dalam arti sebenarnya adalah salah satu lambang dari tipologi Roh Kudus. Air yang sejati hanya ada di dalam Tuhan Yesus. Yohanes 7:38 berkata, “Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup."

Jadi roh kita juga membutuhkan air. Roh Allah itu harus ada dan tinggal di dalam kita, sehingga di dalam diri kita terpancar aliran-aliran air hidup yang memancar keluar. Aliran air yang keluar adalah buah-buah roh (Galatia 5:22-23). Bagaimana cara kita untuk berbuah? Pertama, kita harus hidup dalam pertobatan supaya kita menghasilkan buah pertobatan (Matius 3:8). Kedua, kita harus mengalami pembaharuan budi supaya kita dapat membedakan mana yang berkenan bagi Tuhan dan yang baik (Roma 12:1-2). Ketiga, hendaklah hidup kita senantiasa berjaga-jaga serta mengucap syukur (Kolose 4:2). Keempat, hidup penuh dengan kesaksian dan memberitakan kasih Yesus, serta membawa mereka kepada Tuhan Yesus (Matius 28:19). Kelima, hidup menurut pimpinan Roh Kudus, sebab hidup tanpa Roh Kudus kita akan tersesat. Hidup kita harus seperti pohon yang ditanam ditepi aliran mata air, yang tidak pernah mengalami musim kering dan yang senantiasa berbuah pada musimnya dan daunnya tidak pernah layu dan apa yang diperbuatnya berhasil (Mazmur 1:3).

 

Renungan :

Yesus adalah sumber kehidupan bagi setiap manusia, karena di luar Yesus kita tidak dapat berbuat apa-apa. Jadi jika kita ada di dalam Yesus dan Yesus ada di dalam kita maka kita akan berbuah banyak, karena Yesuslah sumber hidup kita (Yohanes 15:5)

 

Hanya Yesus yang dapat memuaskan dahaga kita.