Renungan Harian
Jangan Suka Bertengkar

Amsal 21; Matius 5:9

”Lebih baik tinggal di padang gurun dari pada tinggal dengan perempuan yang suka bertengkar dan pemarah.”

Amsal 21:19

 

Saudara pernah ke padang gurun ? Bagaimana rasanya tinggal di padang gurun ?  Gersang, kering, haus, kelaparan, binatang buas, dsb; itulah yang akan kita nikmati. Tetapi sindirian yang paling tajam dan tanpa basa-basi adalah sindirian yang dilontarkan oleh Salomo dalam salah satu amsalnya. Para wanita janganlah protes, sebab amsal ini ditujukan kepada wanita-wanita khusus yang tingkahnya mirip harimau yang ekornya diikat dengan tali : marah, geram dan mencari bahan untuk bisa berkelahi dengan orang lain.

Perempuan ditakdirkan sebenarnya untuk hidup sebagai penolong bagi suami dan karakternya lemah lembut, sebab sifat maskulin hanya dimiliki oleh para pria. Anehnya banyak para perempuan yang wajah keibuan, namun kaki bak pemain sepak bola. Artinya tidak ada lagi kelembutan dalam diri mereka. Dan selalu saja ada bahan untuk dipertengkarkan. Kalau suami tidak betah di rumah, saudara tentu tahu siapa yang paling bertanggung jawab dalam keadaan itu. Terlepas dari apakah si suami menjalin kasih dengan wanita lain ataukah si suami senang keluyuran di klub-klub malam, seorang istri mempunyai andil dalam petualangan suami. Daripada menyalahkannya, cobalah introspeksi sambil belajar menerima celah-celah kelemahan diri kita. Lalu mintalah Tuhan membenahi celah-celah kelemahan itu.

Betapa sengsaranya tinggal di rumah dengan seorang (wanita atau pria) yang suka bertengkar. Mending ke padang gurun ! Betapa tersiksanya kalau itu menimpa hidup kita.

Apakah kita adalah seorang yang suka bertengkar. Jangan manjadi bencana bagi orang lain. Belajarlah untuk menjadi berkat dan menjadi orang yang suka perdamaian. Sebab Alkitab berkata, “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah” (Matius 5:9).

 

Renungan :

Orang yang suka bertengkar adalah ciri orang Kristen yang masih hidup dalam kedagingan. Itu adalah manusia lama kita yang seharusnya kita buang jauh-jauh.

 

Orang suka bertengkar biasanya adalah upaya untuk menutupi kelemahannya.