Renungan Harian
Tips Memilih Jodoh

Amsal 19; 2 Korintus 6:14

”Rumah dan harta adalah warisan nenek moyang, tetapi isteri yang berakal budi adalah karunia TUHAN.”

Amsal 19:14

Kalau beli rumah dan tidak cocok, mudah sekali kita menemukan solusinya : jual dan beli lagi. Tetapi mendapatkan istri yang salah, itu lebih dari sekedar bencana ! Sebab tidak ada istilah “cerai” dalam keluarga Kristen.

Ada banyak pertanyaan yang diajukan oleh para perjaka Kristiani mengenai cara memilih pasangan hidup yang baik, sebab dalam kamus kita sekali kita menikah seterusnya kita tinggal dengan orang yang kita nikahi. Kalau salah ? Resiko ditanggung sendiri ! Jadi karena itulah kita harus sangat bijaksana untuk memilih pasangan hidup yang benar. Lalu bagaimana mendapatkan istri yang berakal budi dan baik di pemandangan Tuhan ? Saya akan ambilkan contoh Eliazer saat dia mencarikan pasangan hidup bagi Ishak.

Pertama, sang gadis menyukai berdekatan dengan mata air (Kejadian 24:13). Mata air berbicara tentang Kristus sendiri, sebab Yesus disebutkan dengan “air hidup” (Yohanes 4:10). Gadis seperti ini senang bersekutu dengan Tuhan. Dia adalah manusia rohani yang menjaga kedekatannya dengan Tuhan. Pendek kata, dia adalah manusia yang cantik luar dan dalam.

Kedua, suka melayani (rajin bekerja) dan suka memberi pertolongan (Kejadian 24:14). Hatinya baik, dia tidak mementingkan diri sendiri, atau dengan kata lain dia peduli dengan masalah yang dihadapi oleh orang lain. Gadis seperti ini ringan tangan dan tidak segan berkorban bagi orang lain.

Ketiga, “. . . yang Kau tentukan . . “ (Kejadian 24:14), yaitu calon istri  yang sesuai dengan kehendak Tuhan, karena pilihan Tuhan adalah yang terbaik. Di sinilah banyak orang Kristen yang salah mengerti. Mereka berpatokan bahwa “jodoh di tangan Tuhan.” Ini memang tidak salah. Tetapi bukan berarti kita tidak dapat menggunakan pilihan kita. Allah memberikan banyak gadis yang seiman kepada kita sehingga kita bisa memilih lebih bijak. Tetapi ingatlah, tanyakan kepada Tuhan menangani gadis pilihan kita itu, supaya Tuhan dapat memberikan persetujuanNya. Kalau tidak setuju ? alihkanlah kepada gadis lainnya.

 

Renungan :

Kita harus mengandalkan Tuhan dalam urusan perjodohan. Banyak rumah tangga yang hancur hanya karena tergesa-gesa memilih pasangan hidup. Kiranya kita tahu rahasia Eliezer mendapatkan jodoh bagi Ishak. 

 

Jodoh ada di tangan Tuhan dan Anda.