Renungan Harian
Belajarlah Memancing Ikan

Amsal 20; Kolose 3:17

”Rancangan di dalam hati manusia itu seperti air yang dalam, tetapi orang yang pandai tahu menimbanya.”

Amsal 20:5

 

Sebuah pepatah kuno Cina mengatakan : “Jika kau ingin berbahagia sejam, minumlah anggur. Jika kau ingin berbahagia selama tiga hari, menikahlah. Jika kau ing-*in berbahagia selama-lamanya, belajarlah untuk memancing ikan.”

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa orang Cina memiliki etos kerja yang tinggi. Mereka adalah pekerja yang ulet dan selalu sukses dimana saja mereka ditempatkan. Dan sebagai orang percaya kita juga harus belajar menghargai keringat yang kita keluarkan untuk mendapatkan makanan kita.

Ini adalah beberapa kesalahan tentang pekerjaan :

Pertama, malas. Sebuah karya yang hebat pastilah tidak muncul secara otomatis. Harus ada kerja kerasa dan kerajinan. Memang ada orang Kristen yang berdalih bahwa berkat itu datangnya dari Tuhan, jadi kalau Tuhan mau memberkati maka kerja asal-asalan saja pasti akan mendatangkan keuntungan besar. Ini adalah cara pandang yang konyol. Allah tidak mungkin memberkati orang yang malas. Malahan Tuhan memerintahkan kita untuk belajar dari sang guru alam : semut (Amsal 6:6-8)

Kedua, ingin cepat kaya. Memang kita dimanja oleh segala fasilitas yang serba instan. Kopi instan, teh instan, makanan instan alias cepat saji. Tetapi untuk meraih sukses, perlu kerja keras. Tidak ada jalan tol untuk menuju ke sana. Dan jangan bermimpi untuk mendapatkannya, sebab harta yang cepat diraih juga akan cepat habisnya. Mungkin inilah pikiran para penjudi yang sedang memainkan dadunya di ruangan judi. Mereka berharap lemparannya dapat menjadikannya kaya medadak.

Ketiga, rakus. Rakus sama bahayanya dengan malas. Mungkin orang yang rakus adalah seorang pekerja keras, tetapi ambisi dan cita-citanya telah dileburkan bersama dengan hawa nafsunya. Apa yang dilakukannya tidak pernah memuaskannya dan dagingnya menuntut untuk dipuaskan segala keinginannya.

Keempat, bekerja setengah hati. Apa saja yang dilakukan dengan setengah hati tidaklah akan mencapai hasil yang maksimal. Meskipun kita terjebak pada situasi dimana kita bekerja bukan pada bidang yang kita sukai, cobalah untuk besemangat dalam bekerja. Sebab segala sesuatu yang dilakukan dengan semangat akan menghasilkan perkara-perkara yang di luar dugaan.

 

Renungan :

Kalau kita bekerja pastilah Tuhan akan memberkati kita, sebab firmanNya berkata bahwa Dia akan membuat berhasil apapun yang kita lakukan (Mazmur 1:3).

 

Berkat Tuhan adalah untuk mereka  yang rajin dan yang mengandalkanNya.