Renungan Harian
Tuhan Tidak Jauh

Mazmur 119:151-176; Yohanes 15:7

”Engkau dekat, ya TUHAN, dan segala perintah-Mu adalah benar. Sejak dahulu aku tahu dari peringatan-peringatan-Mu, bahwa Engkau telah menetapkannya untuk selama-lamanya. . . . .”

Mazmur 119:151-154

 

Kita tentunya tidak asing dengan kata “Imanuel” yang memiliki arti Tuhan beserta dengan kita. Beserta itu artinya tidak jauh dari kita, beserta itu artinya bersama-sama dengan kita, yaitu dekat dengan kita. Kedekatan Allah kepada umatNya ini dirasakan benar oleh Daud. Sebab ia bergaul erat dengan Allah dan menyukakan hatiNya. Sehingga dalam mazmurnya ia berkata : “Engkau dekat” dan juga di dalam kitab Mazmur 37:28b dikatakan, “. . . dan Ia tidak meninggalkan orang-orang yang dikasihiNya. Sampai selama-lamanya mereka akan terpelihara. . .”

Tuhan maunya dekat dengan umatNya, namun dosa menjadi penghalang kedekatan Allah dan umat. Ketika kita berada dalam berbagai masalah dan persoalan, pada dasarnya Allah ingin menolong kita, memulihkan hidup kita, tetapi cara hidup kita ini kadangkala menghambat pekerjaan Tuhan. Coba simak firmanNya di dalam Yesaya 59:1,2 : ”Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.”

Kita adalah orang-orang yang dikasihi oleh Allah Bapa di dalam anakNya yang tunggal yaitu Tuhan Yesus Kristus. Namun seringkali pada waktu berdoa, kita merasa jauh dengan Tuhan, kita tidak lagi bisa merasakan hadiratNya. Mengapa hal itu bisa terjadi ? Ada berbagai alasan, bisa jadi karena ada dosa yang belum dibereskan, atau karena kita belum mengenal Allah dengan dekat, selanjutnya sangat dimungkinkan kondisi hati kita sedang diliputi oleh ketakutan dan kekuatiran, sebab yang kita butuhkan tidak kunjung datang, dan doa-doa kita sepertinya lambat dijawab Tuhan.

Saudara, Tuhan itu dekat dengan kita, Ia hanya sejauh doa, Ia tidak akan membiarkan kita sendirian menghadapi masalah dan persoalan. Yang penting hidup kita benar di hadapanNya dan selalu mengikuti ketetapanNya, serta melakukan firmanNya maka Tuhan akan berkarya luar biasa.

 

Renungan :

Dalam Yohanes 15:7 dikatakan : ”Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.” Dalam ayat ini Tuhan Yesus menarik untuk dekat denganNya, sebab dekat dengan Tuhan berarti dekat dengan berkat.

 

Dulu manusia jauh, tetapi karena Kristus kini kita telah dekat dengan Allah.