Renungan Harian
Suporter

Mazmur 89; Kisah Rasul 16:25

Berbahagialah bangsa yang tahu bersorak-sorai, ya TUHAN, mereka hidup dalam cahaya wajah-Mu; karena nama-Mu mereka bersorak-sorak sepanjang hari, dan karena keadilan-Mu mereka bermegah.

(Mazmur 89:16,17)

 

Dengan membawa bendera yang berkibar-kibar para suporter sepak bola memenuhi jalan raya utama kota Surabaya, nampaknya mereka beramai-ramai menuju gelora 10 November. Sesampainya di depan stadion mereka mulai mengelompok, sebut saja pendukung kesebelasan A. Kelompok ini lebih banyak bergerombol di pintu utama, sedangkan pendukung kesebelasan B berada agak jauh di pintu yang lain. Satu demi satu mereka mulai membeli tiket masuk. Sementara itu petugas keamanan mulai memeriksa para suporter, dan mereka mulai menduduki tempat mereka masing-masing.

Di tengah kegaduhan para suporter, wasit meniup peluit, permainan pun dimulai. Dengan tempo sedang kedua kesebelasan mulai bertanding. Beberapa kali bola mendekati gawang, sorak riuh terdengar tetapi bola masih bisa dikendalikan, sampai akhirnya pada menit ke-20 kesebelasan B berhasil mendobrak pertahanan kesebelasan A !, dan akhirnya Gol…. ! Gol….! Suara gegap gempita mewarnai seluruh stadion. Secara spontan para suporter bersorak-sorai secara histeris.

Allah kita adalah Allah yang perkasa. Ia tidak mungkin terkalahkan sebab Ia pencipta langit dan bumi. Orang yang mengenal Allah tahu persis kekuatan Allah kita yang maha dahsyat dan luar biasa. Karena itu orang yang mengenal Tuhan akan bersorak-sorai bagi Allahnya.

Kalau mau tahu kunci hidup berbahagia, maka ayat di atas menjawab, “akan disebut berbahagia orang yang bersorak-sorai bagi Allah.” Sebab orang yang bersorak-sorai itu hidup dalam cahaya wajah Tuhan. Jika kita hidup dalam cahaya wajah Tuhan, maka tanduk kita akan meninggi, maksudnya kita akan memiliki mental seorang pemenang, bukan karena kekuatan kita tetapi karena Allah yang menyertai kita. Kalau kita memiliki mental pemenang maka hidup kita akan penuh semangat dan bergairah, sama seperti seorang suporter ketika yakin bahwa kesebelasannya menang maka di akan berteriak dengan yel-yel yang membangkitkan semangat. Kita tahu bersama Tuhan kita pasti menang. Oleh kuasa Tuhan juga, melalui pujian Paulus dan Silas menghancurkan belenggu penjara di Filipi (Kisah Rasul 16:25).

 

Renungan :

Yakin dan percayalah bersama dengan Tuhan kita akan melakukan perkara yang besar. Nama Tuhan sudah terbukti kuasanya, keadilanNya tidak dapat diragukan lagi, karena itu bersorak-sorailah bagi Tuhan.

 

Milikilah mental pemenang seperti suporter yang bersemangat dengan yel-yelnya.