Renungan Harian
Malaikat Pelindung

Mazmur 57; Yohanes 17:15

“Kasihanilah aku, ya Allah, kasihanilah aku, sebab kepada-Mulah jiwaku berlindung; dalam naungan sayap-Mu aku akan berlindung, sampai berlalu penghancuran itu” (Mazmur 57:2).

Seorang mahasiswi berjalan pulang menuju rumahnya pada suatu musim panas. Dia baru saja mengunjungi beberapa temannya malam itu dan berbagi pengalaman tentang masa-masa lalu. Tak terasa dia ngobrol begitu lama dan harus pulang ke rumah sendirian.

Saat dia berjalan sepanjang perjalanan dengan pohon-pohon elm di sampingnya, Diane memohon Tuhan untuk menjaganya dari segala mara bahaya. Saat dia harus melewati gang, jalan pintas menuju rumahnya, dia memutuskan untuk melewati gang itu.

Tetapi baru separuh jalan dia memperhatikan ada seorang pria yang berdiri di ujung gang itu. Dan sepertinya dia sedang menantinya! Dia menjadi gelisah dan mulai berdoa, meminta perlindungan Allah. Seketika itu juga dia mendapatkan ketenangan dan jaminan keamanan melingkupinya. Dia merasa seolah-olah seorang berjalan bersamanya.

Saat dia telah mencapai ujung gang dia berjalan melewati pria itu dan tiba di rumah dengan selamat. Hari berikutnya dia membaca di koran kalau ada seorang wanita muda yang diperkosa di gang yang dilewati kemarin, tepat 20 menit setelah ia melewati gang tersebut.

Dengan diliputi berbagai perasaan karena tragedi tersebut, sebab bisa jadi dialah yang seharusnya menjadi korban, dia pun menangis. Dan bersyukur karena Tuhan telah melindunginya dan dia berdoa juga buat wanita yang menjadi korban itu. Didorong oleh keinginan untuk menolong wanita itu dia pergi ke kantor polisi. Sebab dia merasa dapat mengenali pelaku perkosaan tesebut. Jadi dia menceritakan kejadian tersebut.

Polisi memintanya untuk melihat di deretan itu dan mengidentifikasinya. Dia setuju dan segera dia menunjukkan jarinya kepada seorang yang telah dilihatnya berdiri di ujung gang saat dia melewatinya. Dan pria itu akhirnya tidak dapat mengelak dan mengakui perbuatannya.

Polisi berterima kasih kepada Diane karena keberaniannya dan menanyainya bila dia mempunyai permohonan. Dia mengajukan permohonan untuk bertanya satu pertanyaan kepada pelaku perkosaan itu. Diane penasaran mengapa pria itu tidak memperkosanya. Saat polisi menanyakan hal ini, pria itu menjawab kalau Diane tidak sendirian. "Dia didampingi oleh dua pria tinggi besar!" Katanya.

Itulah malaikat Allah! Haleluya! Perlindungan masih berlaku bagi anak-anak-Nya.

 

Renungan:

Perlindungan Allah berlaku bagi anak-anak-Nya. Kita merasa tinggal di dunia yang serba tidak aman ini, mintalah perlindungan kepada Tuhan dan Dia akan berikan kepada kita.

 

Jika Tuhan adalah Penjaga kita, maka tidak ada lagi ketakutan dalam diri kita.