Renungan Harian
Apakah Sukses Itu?

Mazmur 1; Efesus 4:13

“Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil” (Mazmur 1:3).

 

Menurut definisi Anda, apakah sukses itu? Berikut ini adalah komentar-komentar dari orang ternama tentang definisi dari ‘sukses’:

Aristotle Onassis, seorang konglomerat: “Itu bukanlah pertanyaan tentang uang. Setelah kau mencapai titik tertentu, uang tidak lagi menjadi sesuatu yang penting. Yang penting adalah kesuksesan. Hal yang perlu seharusnya aku hentikan sekarang. Tetapi aku tidak bisa. Aku harus mencapai lebih tinggi dan lebih tinggi lagi – hanya untuk sensasi.”

Barbara Streisand, seorang artis: “Sukses bagiku adalah memiliki 10 buah melon dan menikmati hanya bagian atasnya saja.”

Helen Hayes, bintang Broadway: “Ibuku menjelaskan perbedaan antara pencapaian dan kesuksesan. Dia berkata bahwa pencapaian adalah pengetahuan yang kau pelajari dan kerja keras dan melakukan yang berbalik ada dalam dirimu. Sukses adalah pujian dari orang lain, dan itu  menyenangkan juga, tetapi tidak terlalu penting atau memuaskan. Selalu kejarlah pencapaian, dan lupakanlah  tentang kesuksesan.”

Dunia memang mengejar kesuksesan. Tetapi kesuksesan apa yang sedang dikejarnya? Sebab kita tahu bahwa definisi sukses menurut tiap-tiap orang tidaklah sama. Ada yang berkata bahwa kesuksesan itu telah tercapai bila telah memiliki rumah dan mobil. Atau ada juga yang berkata bahwa kesuksesan itu tercapai setelah mendapatkan kedudukan sebagai direktur sebuah perusahaan. 

Tetapi pembacaan ayat hari ini membawa kita kepada formula untuk mencapai kesuksesan. Dan formula itu adalah dengan menyukai firman Tuhan dan merenungkannya. Dan orang yang telah melakukan formula ini akan sukses hidupnya. Sukses bukan sekedar berarti secara materi, tetapi yang paling penting adalah pengenalan kita akan Allah akan semakin bertambah dan kita semakin diubahkan menjadi sempurna sehingga kita akan layak disebut sebagai mempelai Kristus. Sebab Allah menyebut diri-Nya telah “sukses” bila jemaat Tuhan: “.... telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus” (Efesus 4:13).

 

Renungan:

Kita sedang menuju kepada kesuksesan bila kita belajar mencintai firman Tuhan dan merenungkan firman itu siang dan malam. Firman itu akan membentuk Anda menjadi manusia yang semakin disempurnakan di dalam Dia. 

 

Orang dunia mencari kesuksesan materi, tetapi orang bijak memilih kesuksesan rohani.